BEST SELLER
Information
Untuk Pemesanan Bisa menghubungi
085768163692
pin.BB : 22CDABDB
085768163692
pin.BB : 22CDABDB
About Me
Followers
Tampilkan postingan dengan label Ketuhanan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ketuhanan. Tampilkan semua postingan
Label:
Ketuhanan,
Semua Buku
DETAIL
ORDER
![]() |
| KALA YESUS JADI TUHAN Rp. 50.000,-
PEMESANAN
085768163692
|
Detail Buku
| Judul | KALA YESUS JADI TUHAN |
| No. ISBN | 9791601046 |
| Penulis | Richard E. Rubenstein |
| Penerbit | Serambi |
| Tanggal terbit | Maret 2006 |
| Jumlah Halaman | 526 |
| Berat Buku | 495 gr |
| Jenis Cover | Soft Cover |
| Dimensi(L x P) | 13 x 20 cm |
| Kategori | Seri Catatan Orang Dalam |
| Bonus | - |
| Text Bahasa | Indonesia |
Setelah hampir tiga ratus tahun mengalami penganiayaan, Kekristenan mencapai kemajuan mencengangkan pada 324, ketika Konstantinus Agung menjadi kaisar Romawi. Tanpa khawatir lagi akan keselamatan hidup mereka, umat Kristiani mulai menanyakan cara menetapkan keyakinan-keyakinan yang dapat disebut Kristen “sejati”. Di bawah pimpinan dua imam karismatik, Arius dan Athanasius—yang pertama mengajarkan bahwa Yesus, meskipun luar biasa kudus, lebih rendah daripada Allah; yang kedua meyakini bahwa Yesus adalah Allah sendiri dalam rupa manusia—perdebatan mengenai derajat keilahian Yesus memanas dan meningkat dari perbedaan pendapat yang hangat menjadi kekerasan dan pertumpahan darah.
Label:
Ketuhanan,
Semua Buku
DETAIL
ORDER
![]() |
| SELAMATKAN YESUS DARI ORANG KRISTEN
Rp 55.000
PEMESANAN
085768163692
|
| Judul | Selamatkan Kristen dari Orang Kristen |
| No. ISBN | 979-16-0064-3 |
| Penulis | Clayton Sullivan |
| Penerbit | Serambi |
| Tanggal terbit | September 2005 |
| Jumlah Halaman | 302 |
| Berat Buku | - |
| Jenis Cover | Soft Cover |
| Dimensi(L x P) | 13 x20 cm |
| Kategori | Seri Catatan Orang Dalam |
| Bonus | - |
| Text Bahasa | Indonesia |
Sebuah Perlawanan Orang Dalam
Kristen ortodoks telah menyembunyikan Yesus dalam benteng dogma. Buku ini menarik Yesus keluar dari benteng dogma itu.
"buku ini ditulis untuk kaum awam yang kritis yang tidak puas dengan sistem kepercayaan yang mereka dapati dalam Kristen ortodoks. Sullivan menulis Selamatkan Yesus dari Orang Kristen! karena meyakini bahwa kita sedang hidup dalam suatu era yang menuntut rekonseptualisasi agama Kristen. Saya berharap buku kecil ini membantu tercapainya tujuan itu."
Selama berabad-abad, tak seorang pun di dalam ataupun di luar Gereja yang memberikan perhatian khusus pada kehidupan manusiawi dan duniawi yang dijalani Yesus sebagai seorang Yahudi di perbatasan paling timur Imperium Romawi. Agama Kristen ortodoks terus saja memandang bahwa Yesus adalah pribadi misterius yang adikodrati yang terdapat dalam nyanyian-nyanyian dan lagu-lagu pujian, kepercayaan dan dogma, patung-patung ukiran dan jendela mozaik.
Dengan ungkapan lain, orang Kristen selama ini cenderung memandang Yesus melalui kaca mata teologi atau dogma, tidak melalui kaca mata sejarah. Para teolog telah mengerahkan energi untuk menempa Dogma Tritunggal. Mereka sibuk merenungkan: Apakah makna kematian Yesus? Bagaimana watak ilahi dan watak manusiawi bisa berada bersama-sama di dalam dirinya? Bagaimana menerangkan inkarnasi? Perhatian berkepanjangan pada pertanyaan-pertanyaan ini membawa Yesus menjadi tersembunyi dalam benteng keyakinan.
Selama berabad-abad, kepercayaan tentang Yesus yang dibangun para teolog itu diterima tanpa pertanyaan. Namun, buku ini memaparkan bahwa kini sebagian dari kepercayaan itu tidak lagi mendapat sambutan semeriah sebelumnya dan telah ketinggalan zaman. Dari itu, timbul kebutuhan untuk menyelamatkan Yesus dari penjara keyakinan yang terdiri atas kepercayaan-kepercayaan yang tidak bermakna lagi bagi banyak orang.
Clayton Sullivan menawarkan empat strategi baru untuk membantu orang Kristen menemukan suatu keimanan yang sejalan dengan keilmuan terbaik yang ada. Sullivan mencermati beberapa pertanyaan besar dan memanfaatkan pertanyaan-pertanyaan itu untuk mengajukan jalan penyelamatan Jesus dari belenggu kredo yang telah dipasangkan Kristen ortodoks terhadapnya.
"Saya tidak mengatakan bahwa Kristen yang menyelidik yang berjuang untuk kejujuran intelektual adalah dengan sendirinya lebih unggul daripada Kristen ortodoks. Namun, saya berpendapat bahwa itu adalah versi alternatif yang sah dari Kristen."
"Saya tidak bermaksud menulis riwayat hidup Yesus, karena ada banyak buku mengenai riwayat hidup Yesus yang ditulis dengan sangat bagus. Saya juga tidak bermaksud membahas hal-hal yang tidak diperselisihkan sebelumnya. Sebaliknya, saya ingin membahas pertanyaan-pertanyaan problematis kontroversial yang mengenai hal-hal tersebut orang-orang yang bermaksud baik bisa berselisih pendapat. Misalnya: Apa risalah utama Yesus yang disampaikannya kepada orang-orang Yahudi yang sezaman dengannya? Bagaimana sikapnya terhadap orang-orang yang bukan Yahudi? Keadaan seperti apakah yang meliputi kelahirannya? Apakah Yesus percaya bahwa dia adalah Tuhan? Bagaimanakah pandangan moralnya? Mengapa ia disalib oleh bangsa Romawi?.
Label:
Ketuhanan,
Semua Buku
DETAIL
ORDER
![]() |
| KELUAR DARI PENJARA DOKMA; Tamasya Melihat TUHAN yang "Dualistik"
Rp. 35.000
PEMESANAN
085768163692
|
| Judul | Keluar dari Penjara Dokma; Tamasya Melihat Tuhan yang Dualistik |
| No. ISBN | 978-979-25-2708-7 |
| Penulis | Visnu Vardana |
| Penerbit | Borobudur Indonesia Publishing |
| Tanggal terbit | - |
| Jumlah Halaman | 191 |
| Berat Buku | - |
| Jenis Cover | Soft Cover |
| Dimensi(L x P) | |
| Kategori | Seri Buku Adrenalin |
| Bonus | - |
| Text Bahasa | Indonesia |
[Buku KELUAR DARI PENJARA DOKMA; Tamasya melihat TUHAN yang "Dualistik". Dalam Bahasa Firman, TUHAN Maha Pengasih dan Penyayang, itu MUTLAK. tapi DIA juga Maha Pencemburu jika ada menduakan-Nya, Tuhan adalah Pemakar terbaik bagi yang suka berbuat makar kepada-NYA. TUHAN Maha Meninggikan (al-'Aliy), namun DIA juga Maha Merendahkan (al-Khofidh) ]
Buku ini merupakan ekspresi “tamasya” tekstual dari
keyakinan penulisnya. Sejak awal, buku ini secara tajam menyentuh langsung pada
jantung monoteistik, yakni tentang konsepsi sifat TUHAN. Perbincangan tentang
TUHAN bagi penulis, sekalipun merupakan perbincangan yang sulit, sangat
menarik. Tetapi sering pula pembahasan dalam ranah teologis tidak jarang
menyajikan penjelasan yang membosankan dan terlalu abstrak serta tak membumi
atau terlalu melangit. Dalam konteks tersebut, buku ini mencoba menjelaskan itu
semua meski dengan gaya tulisan yang menegangkan sekaligus menggairahkan,
menimbulkan rasa penasaran, membuat emosi, geram dan marah, terkadang mendebarkan
bahkan mencuatkan keraguan tetapi juga mampu menyajikan sifat TUHAN apa adanya
seperti yang tertulis didalam firman-Nya sendiri.
Sejak dari awal, penulis buku Keluar Dari Penjara Dokma;
Tamasya Melihat Tuhan yang “Dualistik” ini menekankan kepada sidang pembaca
bahwa buku ini sebenarnya bukan bertujuan untuk merendahkan, menghina atau
melecehkan TUHAN monoteistik atau bahkan menolak eksistensi dari TUHAN, apalagi
sampai menghujat, sama sekali tidak!. Buku ini hanya ingin secara jujur apa
adanya memperlihatkan secara akurat-otentik dan terus terang tentang sifat
TUHAN versi Abrahamik (monoteistik) yang telah lama terlupakan atau sengaja
dilupakan orang atau mungkin tidak berani diungkap orang secara terus terang,
yaitu TUHAN yang -menurut pemaparan kitab suci- sejatinya dualistik (“mendua”),
kontradiktif dan saling bertentangan (ambivalen).
Diakui atau tidak TUHAN dalam ajaran kitab suci ketiga agama
yang bermuara pada figur Ibrahim (Yahudi, Kristen, Islam), kesemuanya
menegaskan
adanya ke-dualistik-an sifat-sifat dari TUHAN seperti TUHAN Yang Maha
Meninggikan
(ar-Rofi’) tetapi disisi yang lain DIA juga Maha Merendahkan
(al-Khofid), Tuhan
adalah Maha Melapangkan (al-Basith), tapi juga Maha Menyempitkan
(al-Qobid),
Maha Melindungi (al-Waliy), namun juga Maha Menghinakan (al-Mudzil).
Sisi lain
sifat dualistik Tuhan ini juga bisa dilihat pada kitab 1 Samuel 15: 1-3
Tuhan
Maha “Psikopat”, Keluaran 20:5, Bilangan 11:1, Kejadian 6:5-7
mengindikasikan
bahwa Tuhan Maha Pemarah dan Pencemburu, Ulangan 28: 15-46 Tuhan Maha
Pengutuk.
Diayat yang lain di Keluaran 12:21-23; 21:29-30 tersirat bahwa Tuhan
sangat "haus" akan darah. Bandingkan juga dengan Bilangan 31:13-18,
Ulangan 20:12-7, Keluaran
15:3-6, Yeremia 50:21, Yosua 11:20-21.
Label:
Ketuhanan,
Semua Buku
DETAIL
ORDER
| JENIS KELAMIN TUHAN - Lintas Batas Tafsir Agama
Rp. 35.000
PEMESANAN
085768163692 |
Detail Buku
| Judul | Jenis Kelamin Tuhan; Lintas Batas Tafsir Agama |
| No. ISBN | 979-9466-05-9 |
| Penulis | Moh. Yasir Alimi |
| Penerbit | Klik |
| Tanggal terbit | Januari - 2002 |
| Jumlah Halaman | 134 |
| Berat Buku | - |
| Jenis Cover | Soft Cover |
| Dimensi(L x P) | - |
| Kategori | Seri Buku Adrenalin |
| Bonus | - |
| Text Bahasa | Indonesia |
Dengan sikap pemikiran bahkan gender
adalah kodrat, maka seorang Muslim sebenarnya telah berkeyakinan bahwa gender
adalah bagian dari wahyu, bahwa perempuan menjadi seks kelas dua adalah bagian
dari hukum Tuhan, bahwa subordinasi perempuan adalah bagian dari perintah Tuhan
yang harus ditegakkan sepanjang masa.
Diantara agenda buku ini adalah menembus
batas-batas ideologis tafsir agama yang ketat tentang relasi gender itu.
Bukan hanya itu, buku ini juga menantang
pembaca untuk mengamati lebih jauh persinggungan berbahaya antara gender dengan
seksualitas, kelas, ras dan bangsa dalam tafsir agama. Melalui berbagai
pendekatan ilmu sosial kontemporer, dari hermeneutika, kritik ideologi, kritik
wacana sampai yang paling mutakhir; yaitu kritik postkolonial.
Buku ini dibangun diatas sikap pemikiran
yang mengesankan bahwa wacana agama pada saat yang sama bersifat classed (berpihak pada kelas tertentu), sexualised (berpihak pada jenis dan
orientasi seksual tertentu), gendered
(berpihak pada gender tertentu), berpihak pada bangsa tertentu dan seterusnya.
Label:
Ketuhanan,
Semua Buku
DETAIL
ORDER
![]() |
| EVOLUSI KRISTEN
Rp 37.000
PEMESANAN
085768163692
|
| Judul | EVOLUSI KRISTEN |
| No. ISBN | - |
| Penulis | M.I. ANANIAS |
| Penerbit | Gelanggang |
| Tanggal terbit | - |
| Jumlah Halaman | - |
| Berat Buku | - |
| Jenis Cover | Soft Cover |
| Dimensi(L x P) | - |
| Kategori | Seri Buku Adrenalin |
| Bonus | - |
| Text Bahasa | Indonesia |
Untuk mengkaji agama Kristen secara mendalam perlu mengelaborasi aspek historis terlebih dahulu. Sebab sejak awal kemunculan hingga kini, kekristenan terus berkembang bagaikan organisme hidup yang berkembang biak.
Paparan buku Evolusi Kristen karya M.I. Ananias ini nampaknya selaras dengan apa yang pernah dikatakan Prof. Bruce M. Metzger dalam bukunya The Next of the New Testament bahwa adalah mungkin untuk menghadirkan edisi lain dari The New Testament. Ini berarti ke depan dimungkinkan ada versi lain Bibel dari yang ada saat ini.
Injil Perjanjian Baru (The New Testament) ditulis dalam kurun waktu yang sangat panjang, kurang lebih 300 tahun setelah wafatnya Yesus, dan ditulis oleh berbagai pengarang dalam berbagai bahasa dan versi. Pada saat itu tidak kurang dari 40 jenis karangan yang ditulis.
Lamanya rentang penulisan dan tidak adanya bahasa asli Injil sangat rawan pemalsuan. Bahasa Injil yang menjadi rujukan penerjemahannya pun bukan bahasa yang digunakan oleh Yesus yaitu Ibrani atau Aram. Bahkan Dirjen Bimas Katolik Depag tahun 1985 halaman 9 belum yakin betul Injil Matius berbahasa Aram “…Injil Matius barangkali aslinya ditulis dalam bahasa Aram.
Pada tahun 331 M, pasca-Konsili Nicea, di bawah kuasa dan pengawasan Kaisar Roma Konstantin, ditetapkanlah Injil Resmi seperti yang kita kenal sekrang ini. Injil Perjanjian baru itu adalah (Injil Markus, Matius, Lukan dan Yohanes). Injil resmi Kaisar Roma tersebut dinamakan Injil Kanonik, sedangkan Injil-Injil lain dibakar dan dimusnahkan.
Standar apa yang dipakai Kaisar Roma tersebut untuk menyeleksi berbagai versi Injil, tidak jelas. Hingga kini bahasa Injil asli masih misteri yang tidak bisa dipecahkan. Saat ini ada sekitar 5000 manuskrip teks Bibel dalam bahasa Greek, yang berbeda satu dengan lainnya.
Sebenarnya orang yang paling bertanggung jawab terhadap metamorfosis ajaran Kristen adalah Paulus. Dialah sang arsitek tradisi-tradisi Kristen saat ini. Yesus ketika masih hidup mengajaran ke-Esa-an Allah (Ulangan4:35, Yohanes 17:3 dan Markus 12: 29-32). Tapi setelah Yesus meninggal Paulus menambah Tuhan menjadi tiga, yaitu Tuhan Bapa, Tuhan Anak (yaitu Yesus), dan Roh Kudus.
Tidak sampai di situ, Paulus – yang pernah diramal oleh Yesus sebagai orang yang akan merusak Kristen(Matius 24:15) – terus mengembangkan ajaran Kristen yang sama sekali bertentangan dengan ajaran Yesus. Seperti pengingkaran terhadap hukum Taurat, menghapus perintah khitan, menghalalkan khamer dan babi, dosa warisan dan bahkan nikah beda agama yang dilarang oleh Yesus (Kitab Kejadian 34: 14-15).
Contoh lain evolusi ajaran Kristen adalah waktu ibadah yang semula hari Sabtu berubah ke hari Minggu, tempat ibadah dari Bait Allah (Sinagog) ke Gereja, dakwah secara Informal menjadi Instutisional dikendalikan Gereja dan sebagainnya.
Walhasil, buku ini tidak hanya menelisik fakta yang jarang disingkap di hadapan umat Kristiani, namun juga membicarakan secara jujur dan lugas teologi Kristen. Selain membahasa figur-figur kontroversial dalam Kristen yang berperan dalam mengubah ajaran Yesus, buku ini juga mambahas tentang infiltrasi mitologi dan Paganisme Yunani dalam ajaran Kristen, seperti hari Minggu adalah hari dewa matahari, perayaan Natal yang ternyata baru diplokamirkan sebagai hari raya setelah 300 tahun Yesus wafat. Tradisi ini berasal dari kebiasaan orang Romawi yang tiap tanggal 25 Desember merayakan Matahari yang tak terkalahkan (Sol Invincibillis). Tanggal 25 Desember ditetapkan oleh Gereja berdasarkan perhitungan Diakon Dinosisus pada tahun 525 M. Padahal tidak ada petunjuk jelas dari Bibel bahwa Yesus lahir pada tanggal tersebut.
Buku ini bisa menjadi referensi penting bagi siapa saja yang ingin mendalami Kristologi. Umat Islam yang tidak menekuni Kristologi juga patut menambah khazanah pemikiran dan sejarah Kristen sebagai pembanding dengan ajaran Islam. Bahkan teman-teman Kristiani juga mesti membaca buku-buku seperti ini. Sebab tanpa mempelajari terlebih dahulu sejarah Kristen, maka orang akan terjebak pada pemahaman yang dogmatis yang tidak diketahui ujung pangkalnya.
Langganan:
Postingan (Atom)
Buku Bekas
- Bekas (15)
buku baru
- Semua Buku (108)
- Filsafat dan Idiologi (27)
- Novel dan Cerita (20)
- Agama (16)
- Bekas (15)
- Sejarah (9)
- Sejarah Islam dan Nusantara (8)
- Sosial dan Budaya (7)
- Ketuhanan (5)
- Motivasi (3)
- NU dan MU (3)
- Ilmu dan Teknologi (2)
- Kesehatan dan Kuliner (2)
- Pendidikan (2)
- Politik dan hukum (2)
- Humor (1)



