BEST SELLER

Information

Untuk Pemesanan Bisa menghubungi
085768163692
pin.BB : 22CDABDB

Followers

Tampilkan postingan dengan label Sejarah Islam dan Nusantara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sejarah Islam dan Nusantara. Tampilkan semua postingan

INDONESIA NEGERI SABA'

INDONESIA NEGERI SABA'
INDONESIA NEGERI SABA'

Rp 170.000
Rp 160.000

PEMESANAN

085768163692

Detail Buku
JudulIndonesia Negeri Saba'  
No. ISBN6021139488
PenulisFahmi Basya
PenerbitZahira
Tanggal terbitOktober - 2014
Jumlah Halaman-
Berat Buku-
Jenis CoverHard Cover 
Dimensi(L x P)-
KategoriKebangkitan Nusantara
Bonus
Text BahasaIndonesia
Sinopsis

Masa lalu memang penuh misteri. Banyak orang meyakini bahwa Candi Borobudur sebagai peninggalan Dinasti Syailendra pada abad 8 Masehi. Namun tidak demikian menurut penelitian panjang yang dilakukan oleh seorang matematikawan seperti KH. Fahmi Basya. Beliau meyakini bahwa Borobudur sangat terkait erat dengan sejarah Nabi Sulaiman as. Candi itu menyimpan banyak misteri sebagai sebuah peninggalan Ratu Saba’ (Ratu Boko') sebagaimana yang tersirat dalam Al Qur`an.
Buku ini bukan karya sehari dua hari disusun. Tulisan ini sudah ditulis dengan sangat serius selama puluhan tahun; sejak tahun 1979 hingga 2012.
Dalam buku ini penulis menjelaskan dengan sangat rinci dan ilmiah bukti-bukti bahwa Borobudur adalah peninggalan Ratu Saba’. Ada 40 bukti eksak yang dijelaskan.
Salah satu yang paling kuat dan tak terbantahkan adalah ditemukannya surat dari Nabi Sulaiman bertuliskan “Bismilllahirrahmanirrahim” di atas sebuah plat emas di dalam kolam pemandian Ratu Saba’ di daerah Sleman, Jawa Tengah.
Tentang Penulis:
KH. Fahmi Basya Hamdi, dilahirkan di Padang tanggal 3 Februari 1952. Anak perwira TNI Angkatan Darat berbintang dua itu (Hamdi Bakri) adalah putra Tanah Martapura (Kalampayan) Pendidikan di Matematika di Universitas Indonesia. Penelaahan yang serius dan panjang terhadap ayat-ayat Alquran dan As Sunnah memberikan inspirasi bagi lahirnya makalah-makalah ilmiah yang telah disampaikan diberbagai forum seminar, Mubaligh, Penulis buku: One Million Phenomena, Matematika Alquran, Al Bayinnah, Matematika Islam. Pelukis: ”Bumi itu Al Quran”. Aktivitas rutin yang dilakukan pada saat ini selain memberi kuliah, juga berdakwah ke berbagai masjid, instansi, sekolah dan menjadi trainer pada training SQ (Sains Qur’an) secara berkala diberbagai tempat serta Menayangkan temuan dari hasil telaah Alquran dan As Sunnah di internet yang telah dikenal dengan nama Flying Book yang sekarang sudah pada nomor 233.

untuk pemesanan bisa langsung menghubungi 085768163692

kami juga terima kirim-kirim paket bagi anda yang berdomisili di luar daerah kami (jogjakarta)

ABRAHAM LINCOLN


ABRAHAM LINCOLN

HARGA : 
Rp. 55.000
Rp. 49.350

Pemesanan :
085768163692
08990808774

Sinopsis:Setiap menyinggung soal sistem pemerintahan yang kuat, kita sering kali mendengar ungkapan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Nah, ungkapan tersebut pertama kali dikeluarkan oleh Abraham Lincoln saat ia berpidato di Gettysburg.
Meskipun sangat singkat, namun ungkapan Lincoln tersebut telah menjelma mantra. Mantra yang mampu menyihir masyarakat dunia untuk membangun dan menciptakan pemerintahan yang benar-benar mengagungkan kedaulatan rakyat. Oleh sebab itulah, Lincoln diakui oleh Amerika dan dunia sebagai peletak dasar nilai-nilai demokrasi yang sebelumnya sudah tidak berdaya di hadapan sistem lainnya.
Lantas, bagaimanakah pemikiran, kiprah, dan kegigihan atau perjuangan politik Lincoln dalam memperjuangkan sistem demokrasi hingga ia mampu meretas batas-batas dunia? Bagaimana perjalanan hidupnya sejak kecil hingga ia meninggal dunia?
Nah, buku ini mengulas secara detail tentang sosok Bapak Demokrasi sepanjang masa tersebut. Kematiannya yang misterius juga diungkap secara terbuka dan sistematis di sini. Apresiasi dari berbagai belahan dunia bagi Lincoln pun tidak luput dari bagian pembahasan di dalam buku ini.

Detail buku.
Judul           : Abraham Lincoln Bapak Demokrasi Sepanjang Masa
Kode          : 9786027968981
Oleh            : A Faidi S Hum
Ukuran        : 14x20cm
Tebal           : 328 hlm
Terbit           : Agustus 2014
Penerbit       : Ircisod
Yang berminat bisa menghubungi 085768163692,
Jika anda bukan berada di wilayah Yogyakarta, kami juga melayani kirim paket via JNE (Ongkos kirim ditanggung pembeli).

Selamat Membaca,
Semoga buku yang kami tawarkan bermanfaat. terima ksih
-Salam Toko Online-

SATRIO PININGIT; Menanti Sosok Ratu Adil Menuju Zaman Keemasan Nusantara

SATRIO PININGIT
SATRIO PININGIT; Menanti Sosok Ratu Adil Menuju Zaman Keemasan Nusantara

Rp 49.900

PEMESANAN
085768163692




Judul
SATRIO PININGIT; Menanti Sosok Ratu Adil Menuju Zaman Keemasan Nusantara
No. ISBN
9789791683821
PenulisDjoko Su'ud Sukahar
PenerbitNarasi
Tanggal terbitApril 2014
Jumlah Halaman
Berat Buku
Jenis CoverSoft Cover 
Dimensi(L x P)
KategoriSeri Ramalan Sang Pujangga Nusantara
Bonus
Text BahasaIndonesia
Sinopsis

Sebagian masyarakat Indonesia meyakini bahwa "Ratu Adil" atau Satrio Piningit ialah sosok pemimpin yang mampu membawa Nusantara atau Bangsa Indonesia menuju negara yang gemah ripah loh jinawi toto tentrem kertoraharjo (kaya sumber daya alam dan subur, aman, tentram, dan sejahtera). Bung Karno Sang Proklamator Bangsa Indonesia pun di suatu kesempatan pernah menyatakan bahwa, kelak suatu saat nanti Bangsa Indonesia akan dipimpin oleh seorang "Ratu Adil" atau Satrio Piningit yang mampu membawa Bangsa Indonesia menuju zaman keemasan.

"Tuan-tuan Hakim, apakah sebabnya rakyat senantiasa percaya dan menunggu-nunggu datangnya "Ratu Adil". Apakah sebabnya sabda Prabu Jayabaya sampai hari ini masih terus menyalakan harapan rakyat? Tak lain ialah karena hati rakyat yang menangis itu tak habis-habisnya menunggu-nunggu, mengharap-harapkan, datangnya pertolongan. Sebagaimana orang yang dalam kegelapan tak berhenti-berhentinya menunggu-nunggu dan mengharap-harap. "Kapan, kapankah matahari terbit?" (Soekarno, 1930), dalam bukunya Indonesia Menggugat.

Bila mengikuti alur ramalan Prabu Sri Jayabaya tentang keadaan Nusantara, di suatu masa di masa datang, akan ada suatu masa yang penuh bencana. Gunung-gunung akan meletus, bumi berguncang-guncang, laut dan sungai akan meluap. Ini akan menjadi masa penuh penderitaan. Masa kesewenang-wenangan dan ketidakpedulian. Masa orang-orang licik berkuasa, dan orang-orang baik akan tertindas.

Tetapi, setelah masa yang paling berat itu akan datang zaman baru. Zaman yang penuh kemegahan dan kemuliaan. Zaman keemasan nusantara. Dan, zaman baru itu akan datang setelah datangnya sang "Ratu Adil" atau Satrio Piningit.

Banyaknya berbagai bencana dan persoalan bangsa Indonesia yang datang dan pergi silih berganti apakah pertanda bahwa bangsa Indonesia tengah memasuki suatu masa yang disebut zaman "Kala Bendhu". Suatu zaman yang digambarkan dengan kekacauan dan pengrusakan yang demikian dahsyat. Kedahsyatan itu sering pula dinamakan dengan masa "Goro-goro" yang digambarkan dengan "bumi gonjang-ganjing langit kelap-kelap", bumi mengalami kegoncangan yang dahsyat hingga langit menjadi tergetar.

Suatu masa yang disebut zaman "Kala Bendhu" atau "Goro-goro" ini sebagai awal akan datangnya suatu zaman keemasan dengan datangnya seorang pemimpin yang disebut "Ratu Adil" atau Satrio Piningit. Membawa Bumi Nuswantoro atau Musantara ke masa kejayaan, di mana kebenaran akan jaya: "suro diro joyodiningrat lebur dening pangastuti" atau "semua angkara murka atau tindak kejahatan akan kalah dengan keluhuran budi", dan dalam terminologi Islam disebut: "idza jaal haqqu wazahaqal bathil, innal batila kana zahaqu".

Ratu Adil atau Satrio Piningit
Kita mungkin dengan diam-diam atau bahkan dengan terbuka berharap kelak Bangsa Indonesia akan dipimpin oleh seorang pemimpin yang memiliki berbagai keutamaan yang oleh kepercayaan masyarakat Jawa disebut "Ratu Adil" atau Satrio Piningit.

Kelak akan datang seorang "Ratu Adil" atau Satrio Piningit yang akan membawa keadilan dan kesejahteraan serta mengangkat derajat dan martabat manusia (versi Jayabaya). Akan muncul pemuda pilihan Tuhan dari tanah suci yang menaklukkan bumi di seluruh bagian barat dan timur (versi Nostradamus). Akan hadir keturunan Nabi yang nama dan gelarnya seperti Nabi yang menerangi bumi dengan keadilan. Kerajaannya menyerupai Nabi Sulaiman dan Iskandar Zulkarnain (versi Hadeis).

Sifatnya yang lemah lembut, penuh perasaan, dan kasih sayang layaknya seorang ratu yang memerintah. Sifatnya yang juga adil dalam menjalankan hukum dan persamaan derajat membuat dia disebut sebagai "Ratu Adil" karena dia adalah keadilan itu sendiri.

Istilah "Ratu Adil" atau Satrio Piningit baru dikenal pada zaman pujangga Kraton Mataram di Surakarta. Pada sekitar tahun 1830-1873 Masehi meskipun sebelumnya telah ada Jangka Tanah Jawa yang merupakan mahakarya Prabu Sri Jayabaya pada masa keemasannya di Kerajaan Kediri (1135-1157 M).

Prabu Sri Jayabaya menyebut dalam ramalannya: "marga sirapih, rawuhnya, nata ginaib sanyata, wiji sijilane utama, ingapuran naranata, kang kapisan, karanya, adenge tanpa sarana, nagdom, makduming srinata, sonya rutikedannya". Artinya: kedatangan pemimpin baru tidak terduga. Seperti muncul secara gaib dan mempunyai sifat-sifat utama.

Munculnya yang tidak terduga dan sifat-sifat keutamaan pemimpin baru yang dalam Jangka Tanah Jawa Jayabaya diyakini akan mengakhiri zaman "Kolo Bendhu". Besar kemungkinan oleh R Ng Ronggowarsito dicoba untuk dihadirkan sosoknya secara lebih jelas dengan mengartikannya sebagai "Ratu Adil" atau Satrio Piningit dengan berbagai sifat-sifat keutamaannya.

Segala sifat adil "Ratu Adil" atau Satrio Piningit yang berarti satria yang masih tersembunyi itu digambarkan oleh R Ng Ronggowarsito sebagai tunjung putih semune pudhak sinumpet. Artinya, tokoh yang masih suci bagaikan bunga teratai putih yang harum semerbak laksana bunga pandan yang tersembunyi di kelebatan daunnya.

"Ratu Adil" atau Satrio Piningit sebagaimana dimaksud dalam Jangka Tanah Jawa Prabu Sri Jayabaya --R Ng Ronggowarsito tersebut digambarkan serba sempurna. Keadilan dan kebijaksanaannya bisa diterima semua kalangan. Seperti tersirat pada penjelasan R Ng Ronggowarsito berikutnya: "wadya punggawa sujud sadya, tur padha rena prentahe". Artinya, rakyat dan para pembesar dengan senang hati menerima segala keputusannya dan tunduk terhadap perintahnya.

R Ng Ronggowarsito mempertegas lagi dengan mengatakan, "Ratu Adil" atau Satrio Piningit itu tak membebani kehidupan rakyatnya. Sebagaimana tersurat pada bait ramalan selanjutnya, "wong deso iku wedale kang duwe pajak sewu pan sinuda dening narpati mung metu satus dinar". Artinya, pajak yang dibebankan kepada rakyat dikurangi dari seribu menjadi hanya seratus dinar.

"Ratu Adil" atau Satrio Piningit diramalkan akan muncul secara tak terduga ketika zaman dalam keadaan kacau atau zaman "Kolo Bendhu", dan membuka zaman baru, "Kolo Subo". Ramalan ini telah pula disebutkan dalam Jangka Tanah Jawa Prabu Sri Jayabaya dalam bait "saking marmaning Hyang Sukma, zaman kolobendhu sirna, sinalinan jamanira, mulyaning jenengan nata, ing kono raharjaniro, karaton ing Tanah Jawa mamalaning bumi sirna, sirep dur angkara murka". Artinya: atas kehendak Tuhan, zaman kolobendhu hilang berganti zaman kemakmuran, hilang kutukan bumi dan angkara murka mereda. R Ng Ronggowarsito menyebut zaman Kolo Bendhu dengan zaman edan dalam serat kalatidha.

MAJAPAHIT PERADABAN MARITIM; Ketika Nusantara menjadi Pengendali Pelabuhan Dunia

MAJAPAHIT PERADABAN MARITIM; Ketika Nusantara menjadi Pengendali Pelabuhan Dunia
MAJAPAHIT PERADABAN MARITIM; Ketika Nusantara menjadi Pengendali Pelabuhan Dunia


Rp 110.000
Rp 99.900

PEMESANAN
085768163692

Detail Buku
Judul MAJAPAHIT PERADABAN MARITIM; Ketika Nusantara menjadi Pengendali Pelabuhan Dunia
No. ISBN9786029346008
PenulisIrawan Djoko Nugroho
PenerbitSuluh Nuswantara Bakti
Tanggal terbit2011
Jumlah Halaman422
Berat Buku407 gram
Jenis CoverHard Cover 
Dimensi(L x P)15,5 x 22,5 cm
KategoriSeri Kebangkitan Nusantara
Bonus
Text BahasaIndonesia
Sinopsis
Kawasan Jawa sejak masa Medang hingga Majapahit, dicatat meliputi Nusantara, Indocina, Cina, dan India. Besarnya wilayah itu, tentu membutuhkan Armada Laut yang besar. Ekonom Cina mengatakan: "Dari semua kerajaan asing yang kaya raya yang memiliki simpanan ragam barang berharga, tak ada yang melebihi bangsa Ta-shih (Arab), She-p'o (Jawa), dan San-fo-Chi (Sriwijaya).

Bahkan Marco Polo pun berkata: "Jumlah emas yang dikumpulkan disana (Jawa) lebih banyak daripada yang dapat dihitung dan hampir tak dapat dipercaya." Demikian kaya rayanya, Jawa kemudian menjadi satu-satunya target penyerangan Mongol di wilayah Samudera Selatan. Sungguh tak disangka, Jawa pernah menjadi negara superpower, menguasai dan membentuk sistem perdagangan dunia, angkatan laut yang paling canggih, dan berbagai fakta mencengangkan lainnya

SEJARAH UMAT MANUSIA; Uraian Analitis, Kronologis, Naratif dan Komparatif

SEJARAH UMAT MANUSIA; Uraian Analitis, Kronologis, Naratif dan Komparatif
SEJARAH UMAT MANUSIA; Uraian Analitis, Kronologis, Naratif dan Komparatif

Rp. 99.000
Rp. 89.000

PEMESANAN
085768163692
Detail Buku
JudulSEJARAH UMAT MANUSIA; Uraian Analitis, Kronologis, Naratif dan Komparatif 
No. ISBN9793477741
PenulisArnold Toynbee
PenerbitPustaka Pelajar
Tanggal terbit2007
Jumlah Halaman792
Berat Buku-
Jenis CoverSoft Cover 
Dimensi(L x P)-
KategoriSeri Buku Sejarah Sosial Budaya
Bonus-   
Text BahasaIndonesia
Sinopsis

Buku Sejarah Umat Manusia merupakan salah satu buku monumental karangan Arnold Toynbee setelah A Study of History. Buku ini merupakan Babon (induk) dari karya tulis yang secara komprehensip membahas sejarah perjalanan peradaban umat manusia dari mulai zaman kuno hingga modern beserta situasi yang melingkupinya.
Toynbee, lahir pada 14 April 1889 dan meninggal pada 22 Oktober 1975, adalah sejarawan terkemuka asal Inggris. Ia terkenal karena pandangannya bahwa masa lampau lebih sebagai rangkaian peradaban daripada entitas politik. Dari tahun 1912-1915 Toynbee mengajar sejarah kuno di Balliol College, dan pada 1919-1924 diangkat sebagai Guru Besar Sejarah Yunani dan Byzantium Modern di University of London. Dari tahun 1925-1955 dia menjabat sebagai Direktur Kajian di Royal Institute of International Affairs dan Profesor Riset tentang Sejarah Internasional di University of London. Dia mengabdi di Foreign Office Pemerintah Inggris selama Perang Dunia I dan II dan mewakili Pemerintah Inggris dalam berbagai konferensi perdamaian selama perang tersebut.

Toynbee telah menulis banyak buku, antara lain: A Study of History (terdiri dari 12 volume). Karya monumental ini merupakan studi perbandingan terhadap 26 peradaban, yang menganalisis awal-mula, pertumbuhan dan keruntuhan peradaban-peradaban tersebut. Karyanya yang lain adalah The Western Question in Greece and Turkey (1922), The World and The West (1953), Acquaintances (1967), dan Experiences (1969).

Buku Sejarah Umat Manusia ini merupakan terjemahan dari karya Toynbee Mankind and Mother Earth: A Narrative History of the World, sebuah buku yang memaparkan secara runtut tentang sejarah manusia dari zaman kuno hingga zaman yang dinamakan dengan "dominasi Barat".

HISTORY OF THE ARABS

HISTORY OF THE ARABS
HISTORY OF THE ARABS


Rp. 150.900,-
Rp. 135.000,-

PEMESANAN
085768163692

Detail Buku
JudulHISTORY OF THE ARABS  
No. ISBN979-3335-97-1
PenulisPhilip K. Hitti
PenerbitSerambi
Tanggal terbitFebruari 2005
Jumlah Halaman1004
Berat Buku-914 gram
Jenis CoverHard Cover 
Dimensi(L x P)15 x 23.5 cm
KategoriSeri Sejarah Islam
Bonus
Text BahasaIndonesia

Sinopsis

Inilah karya tentang kemunculan Islam dan perkembangannya hingga Abad Pertengahan, gerak penaklukannya, kerajaannya, serta masa kejayaan dan kemundurannya, yang sangat komprehensif. Ia menyingkapkan seluruh kekayaan panorama historis yang mengesankan.

Philip K. Hitti melakukan telaah serius selama sepuluh tahun untuk menghimpun data-data historis tentang Arab-Islam. Ia merasa tak puas dengan hanya mengungkap data-data historis seputar pergantian penguasa yang berlangsung di dunia Arab-Islam. Ia melacak lebih jauh pada kondisi prasejarah bangsa Arab, termasuk kondisi geologi dan geografinya.

Menghadapi sebuah budaya yang sekian lama tidak mengenal tradisi tulis, tidak terbiasa mencatat berbagai peristiwa sejarah dalam buku harian, maka penelusuran dilakukan lewat tradisi lisan, juga jejak-jejak yang tergambar dalam berbagai artefak budaya, seperti keping mata uang atau kaligrafi yang ditulis di atas peti mati. Hitti dengan cerdik memanfaatkan semua itu sebagai data-data historis yang penting. Di tangannya, sejarah bukan hanya catatan tentang orang-orang besar, namun ungkapan rakyat kecil di pasar-pasar, atau coretan-coretan yang tercecer di pinggir jalan.

Dengan lugas, Hitti menyingkapkan fakta-fakta sejarah yang selama ini seakan tertutupi oleh subjektivitas keagamaan. Ia mengulas dengan objektif prestasi dan kegagalan yang dicapai oleh berbagai dinasti Islam. Ia juga layak mendapat acungan jempol karena mengulas dengan adil periode krusial dalam sejarah hubungan Islam-Kristen, yaitu periode Perang Salib.


Buku klasik ini merupakan karya besar yang memuaskan dahaga kalangan pembaca umum maupun kalangan akademis.

PANCASILA KEKUATAN PEMBEBAS

PANCASILA KEKUATAN PEMBEBAS
PANCASILA KEKUATAN PEMBEBAS



Rp 65.000
Rp 55.000

PEMESANAN
085768163692

Detail Buku
JudulPANCASILA KEKUATAN PEMBEBAS  
No. ISBN978-979-21-3360
PenulisPusat Studi Pancasila Universitas Parahyangan
PenerbitKanisius
Tanggal terbitOktober 2012
Jumlah Halaman272
Berat Buku290.00
Jenis CoverSoft Cover 
Dimensi(L x P)155x225
KategoriSeri Buku Pancasila 
Bonus
Text BahasaIndonesia
Sinopsis

Sejak tahun 1945, Pancasila telah menjadi dasar berbangsa dan bernegara Indonesia. Ir Soekarno menyebut Pancasila sebagai Philosofische Grondslag atau fundamen. 

Di dalam Pancasila terkandung cita-cita, harapan, dan tujuan terbentuk dan berdirinya Indonesia bersatu. Melalui nilai-nilai Pancasila terciptalah sebuah masyarakat Indonesia yang kokoh dan harmonis.

Pancasila, karena itu,menjadi pandangan dan keyakinan dasar bersama seluruh masyarakat Indonesia. Namun, harus diakui bahwa hari-hari ini kesadaran masyarakat Indonesia terhadap eksistensi Pancasila sebagai ideologi dan dasar negara terpecah antara setuju dan tidak setuju,menerima dan tidak menerima, menyadari dan tidak menyadari, dst. Terdapat cukup banyak masyarakat yang menyatakan bahwa Pancasila adalah landasan terbaik untuk bangsa ini. 

Meskipun demikian, terdapat sekelompok masyarakat yang meragukan penerapan Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat sehingga muncul juga wacana untuk menggantikannya dengan ideologi lain yang salah satu ideologinya berdasarkan agama. Berangkat dari fakta inilah, buku Pancasila Kekuatan Pembebas, yang ditulis oleh para ilmuwan dan tenaga pengajar di perguruan tinggi merasa khawatir dan resah akan realitas masyarakat yang sudah mulai meragukan kekuatan Pancasila, bahkan ada yang menyudutkan bahwa Pancasila hanyalah sebatas nilai semu.

Padahal,nilai-nilai Pancasila bila direnungkan secara mendalam merupakan tatanan nilai yang sejak dahulu kala (masa sebelum lahirnya Indonesia) telah menjadi dasar keyakinan dan dasar prilaku masyarakat Nusantara.Karena itu, tidak berlebihan jika disebutkan bahwa Pancasila sudah menjadi bagian integral masyarakat Indonesia dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Secara historis dapat dikatakan bahwa Pancasila berasal dari kompleks nilai yang telah mengakar dan menjadi spirit kehidupan manusia-manusia, yang berasal dari suku bangsa yang berbeda di Nusantara ratusan tahun yang lampau. 

Nilai- nilai itu kemudian digali dan dirumuskan secara padat menjadi dasar keyakinan bersama masyarakat Indonesia. Sehingga sangat tidak mendasar jika ada yang mengatakan bahwa Pancasila hanyalah sebatas nilai semu.Lebih jauh, dalam buku ini disebutkan bahwa masing-masing nilai yang ada dalam Pancasila merupakan penjabaran dari masyarakat Indonesia. Pertama, Ketuhanan yang Maha Esa. Nilai ini mengandung arti bahwa keyakinan mendasar bahwa Tuhan adalah sesuatu yang secara hakiki diakui keberadaan-Nya oleh seluruh manusia Indonesia.

Adanya Tuhan diterima dan mendapat legitimasi berdasarkan keyakinan- keyakinan religius yang ada. Artinya, secara eksplisit mengandung arti bahwa bangsa Indonesia sepakat mengakui dasar ketuhanan sebagai pegangan bersama seluruh masyarakat Indonesia melalui kesadaran beragama, meskipun pemahaman tentang ketuhanan dalam setiap agama berbeda. Kedua, nilai Kemanusiaan yang Adil dan Beradab.

Pengertian ini mengandung arti bahwa pada dasarnya, secara alamiah manusia setara dan memiliki kemampuan untuk memilih dan menentukan jalan atau cara hidupnya masing-masing. Dengan demikian, gagasan ? yang adil dan beradab? merupakan ungkapan untuk dua implikasi penting dalam kemanusiaan kita: kesetaraan dan kebebasan. Kedua implikasi nilai ini adalah gagasan esensial dari hak asasi manusia. Ketiga, Persatuan Indonesia. Hal ini mengandung arti bahwa Indonesia merupakan manifestasi perjuangan seluruh rakyat Indonesia untuk menjadi bangsa yang merdeka dan bebas dari kolonialisme dan imperialisme. 

Persatuan ini menjadi lambang kebersamaan rasa bahwa Indonesia adalah negara yang dibangun atas dasar perbedaan-perbedaan yang disatukan dalam kesamaan cita-cita persatuan. Keempat, nilai Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/ Perwakilan. Hal ini merupakan penegasan bahwa setiap individu masyarakat bertanggung jawab atas nasib bangsa ini.

Sebagai mana yang diungkapkan oleh Bung Hatta, nilai kerakyatan mengandung arti bahwa setiap masyarakat dituntut terlibat aktif atau berpartisipasi dalam menentukan perjalanan bangsa ke depan. Kelima, nilai Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Nilai ini merupakan penegasan utama bahwa berdirinya Republik Indonesia mempunyai misi menciptakan keadilan dan kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia. 

Konsep Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia? dalam sila ke-5 Pancasila sesungguhnya dikembangkan dari gagasan? RatuAdil?dan? Kesejahteraan Sosial? yang dicanangkan oleh Soekarno dalam pidatonya pada tanggal 1 Juni 1945. ?

NABI ADAM DAN PERADABAN NUSANTARA

NABI ADAM DAN PERADABAN NUSANTARA


Rp 89.900
Rp 79.900

PEMESANAN
085768163692

Detail Buku

Judul Nabi Adam & Peradaban Nusantara 
No. ISBN 978-602-1258-28-6
Penulis Yusep Rafiqi
Penerbit Zahira
Tanggal terbit September - 2013
Jumlah Halaman 298
Berat Buku -
Jenis Cover Soft Cover 
Dimensi(L x P) -
Kategori Kebangkitan Nusantara
Bonus
Text Bahasa Indonesia


 












Sinopsis

Kita semua sepakat dan yakin bahwa Nabi Adam diciptakan oleh Allah SWT. Pertanyaannya, bagaimana Adam diciptakan? apakah Adam diturunkan dari langit atau di lahirkan sebagaimana manusia biasa? Jika dilahirkan, dimana dia dilahirkan? Kapan dan bagaimana prosesnya?

Berdasarkan bukti-bukti sains dan ayat-ayat Alquran, penulis buku ini membuat beberapa kesimpulan mencengangkan, bahwa Nabi Adam bukanlah manusia pertama yang diciptakan Tuhan, ada manusia yang lebih cerdas sebelum Adam. Penulis juga menelusuri jejak Nabi Adam dalam rentang panjang peradaban Nusantara.


Lebih jauh penulis meyakini bahwa bani (spesies) Adam akan musnah dibumi. pasalnya, spesies Adam yang hampir mencapai lima milyar ini, kini berada diambang kehancurannya. kerusakan yang diakibatkan oleh spesies ini sudah sangat kentara didepan mata. kerusakan, perang nuklir, global warming, dan kerusakan dahsyat lainnya yang dilakukan oleh spesies Adam.

Ketika spesies Adam, anak cucu kita sudah musnah, maka lahirlah spesies pengganti; khalifah baru yang mengganti bani Adam sebagaimana dahulu Adam menggantikan pendahulunya. saat itu, kita yang sudah menjadi tulang belulang itu akan juga digali dan ditemukan oleh khalifah selanjutnya, entah spesies apa dan bagaimana. kitapun dianggap sebagai mahkluk purbakala oleh khalifah yang akan datang.


Buku Bekas

buku baru

Blog Archive