BEST SELLER
Information
Untuk Pemesanan Bisa menghubungi
085768163692
pin.BB : 22CDABDB
085768163692
pin.BB : 22CDABDB
About Me
Followers
Tampilkan postingan dengan label Novel dan Cerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Novel dan Cerita. Tampilkan semua postingan
Label:
Novel dan Cerita,
Semua Buku
DETAIL
ORDER
Label:
Novel dan Cerita,
Semua Buku
DETAIL
ORDER
Label:
Novel dan Cerita,
Semua Buku
DETAIL
ORDER
Label:
Novel dan Cerita,
Semua Buku
DETAIL
ORDER
Label:
Motivasi,
Novel dan Cerita,
Semua Buku
DETAIL
ORDER
Label:
Novel dan Cerita,
Semua Buku
DETAIL
ORDER
Label:
Novel dan Cerita,
Semua Buku
DETAIL
ORDER
Label:
Novel dan Cerita,
Semua Buku
DETAIL
ORDER
Label:
Novel dan Cerita,
Semua Buku
DETAIL
ORDER
Label:
Novel dan Cerita,
Semua Buku
DETAIL
ORDER
KITAB EPOS RAMAYANA
HARGA :
Rp. 92.300
Pemesanan :
085768163692
08990808774085768163692
Sinopsis.
ini adalah buku yang luar biasa! Di dalamnya tersaji sebuah kisah yang bukan sembarang kisah. Sebuah kisah yang merupakan rekaman pikiran dan semangat tokoh-tokohnya yang menginginkan nilai-nilai kebajikan tetap hidup di dunia ini. Sebuah karya masterpiece dari Resi Walmiki!
ini adalah buku yang luar biasa! Di dalamnya tersaji sebuah kisah yang bukan sembarang kisah. Sebuah kisah yang merupakan rekaman pikiran dan semangat tokoh-tokohnya yang menginginkan nilai-nilai kebajikan tetap hidup di dunia ini. Sebuah karya masterpiece dari Resi Walmiki!
Ramayana adalah kisah besar yang telah berusia ratusan tahun dan tetap
menarik untuk dinikmati dan dilestarikan. Kandungan isinya benar-benar
sarat akan petuah berharga bagi siapa pun yang menyimaknya.
Kisah ini dimulai dengan kunjungan Batara Narada pada suatu pagi di
asrama Walmiki. Setelah memberikan salam, Walmiki bertanya, “Batara yang
tahu segala, siapakah pahlawan dunia yang paling berbudi dan paling
bijaksana?”
Dengan kekuatan supranatural, Narada tahu alasan Walmiki menanyakan
pertanyaan itu. Ia pun menjawab, “Ia dilahirkan dalam dinasti titisan
Batara Surya. Sekarang, ia menjadi penguasa Ayodya.” Kemudian, Resi
Narada menceritakan riwayat Rama kepada Walmiki. Walmiki amat terkesan
dengan riwayat Rama. Bahkan, setelah Narada pergi, pikiran Walmiki masih
dipenuhi dengan cerita Narada. Ia terus merenungkan kisah itu ketika
pergi ke Sungai Tamasa untuk membersihkan diri guna melakukan
persembahyangan pagi.
Dan, takdir pun membawa sang resi tersebut untuk menuliskan kisah hebat ini.
Selama gunung-gemunung masih tetap berdiri, sungai-sungai masih
mengalir, dan gelombang laut masih menghantam pantai, keharuman nama
Rama akan terus dikenang orang.
Detail Buku.
Penerbit : IRCiSoD (Diva Press)
ISBN 13 : 9786027640511
ISBN :
Spesifikasi : Hard cover / 496 Hal / November 2012
ISBN 13 : 9786027640511
ISBN :
Spesifikasi : Hard cover / 496 Hal / November 2012
Yang berminat bisa menghubungi 085768163692,
Jika anda bukan berada di wilayah Yogyakarta, kami juga melayani kirim paket via JNE (Ongkos kirim ditanggung pembeli).
Selamat Membaca,
Semoga buku yang kami tawarkan bermanfaat. terima ksih
-Salam Toko Online-
Selamat Membaca,
Semoga buku yang kami tawarkan bermanfaat. terima ksih
-Salam Toko Online-
Label:
Novel dan Cerita,
Sejarah,
Semua Buku
DETAIL
ORDER
Label:
Novel dan Cerita,
Semua Buku
DETAIL
ORDER
Label:
Novel dan Cerita,
Semua Buku
DETAIL
ORDER
![]() |
| SI CACING & KOTORAN KESAYANGANNYA 2! Rp 50.000 PEMESANAN 085768163692 08990808774 |
Detail Buku
| Judul | Si Cacing & Kotoran Kesayangannya 2! |
| No. ISBN | 9786028194549 |
| Penulis | Ajahn Brahm |
| Penerbit | Awareness |
| Tanggal terbit | 2011 |
| Jumlah Halaman | - |
| Berat Buku | - |
| Jenis Cover | Soft Cover |
| Dimensi(L x P) | - |
| Kategori | Edisi Dimensi Spiritual Keagamaan |
| Bonus | - |
| Text Bahasa | Indonesia |
Buku ini indah karena lembut berhias estetika spiritual yang
halus dan tulus, tanpa ancaman dogma keagamaan atau paksaan arogansi keimanan!
—Jaya Suprana, Budayawan, Humanis, Kelirumolog
Buku karya Ajahn Brahm ini adalah buku yang benar-benar
mampu menyadarkan dan membuka "pintu hati" kita, bahwa setiap manusia
ber-HAK menikmati kehidupan ini dengan penuh kebahagiaan dan kedamaian, bebas
dari ketakutan dan kecemasan.
—Andrie Wongso, Sang Pembelajar
Membaca buku ini sangat menyenangkan karena ajaran luhur
dibabarkan dengan cara yang mudah , tetapi sangat mendalam, halus, dan indah
untuk mencapai pencerahan. Ajahn Brahm memang sosok guru luar biasa yang cocok
untuk zaman sekarang ini.
—Merta Ada, Guru Meditasi Kesehatan Bali Usada
Ajahn Brahm adalah kombinasi unik antara pengetahuan yang
luas, cara penyampaian yang mudah dicerna, praktik meditasi yang mendalam,
serta lelucon yang menawan.
—Gede Prama, penulis sejumlah buku, tinggal di Bali
Saat dibaca denganhati terbuka, terkuaklah cinta yang indah pada setiap kata,
dan tersiramlah kebijaksanaan nan sejuk.
—Krishnamurti, Mindset Motivator
Melalui untaian kata sarat makna yang sangat menggugah
nurani, dirajut dengan benang kesadaran dan dibingkai dengan kebijaksanaan,
Ajahn Brahm mengajak kita untuk belajar mengenal diri dan menemukan permata
kehidupan dengan membuka pintu hati.
—Adi W. Gunawan, Penulis buku laris "Hypnotherapy: The
Art of Subconscious Restructuring" dan "The Secret of Mindset",
www.QLTI.com
Melalui cerita-cerita yang sederhana dan juga jenaka, Ajahn
Brahm memberikan kita pencerahan untuk mendapatkan kebahagiaan sejati.
—Tommy Siawira, Public Speaker and Director of Wealth
Mindset Training
yang berminat order bisa menghubingi 085768163692
semoga bermanfaat
-salam toko onlune-
-salam toko onlune-
Label:
Novel dan Cerita
DETAIL
ORDER
![]() |
| SI CACING & KOTORAN KESAYANGANNYA 3! Rp 50.000 PEMESANAN 085768163692 08990808774 |
Detail Buku
| Judul | Si Cacing & Kotoran Kesayangannya 3! |
| No. ISBN | 9786028194624 |
| Penulis | Ajahn Brahm |
| Penerbit | Awareness |
| Tanggal terbit | 2012 |
| Jumlah Halaman | - |
| Berat Buku | - |
| Jenis Cover | Soft Cover |
| Dimensi(L x P) | - |
| Kategori | Edisi Dimensi Spiritual Keagamaan |
| Bonus | - |
| Text Bahasa | Indonesia |
Hidup kita, cerita kita. Melalui cerita-cerita dalam buku
ini, Ajahn Bahm memperkaya kita untuk selalu cerdas memaknai kejadian kehidupan
kita. Ringan dan tidak harus terlalu serius, kenapa tidak kita lakukan?
- Ade Rai, Budayawan Fisik
Jangan tinggalkan buku ini, bila Anda ingin melihat terang
pada seluruh aspek kehidupan Anda, baik dalam suka maupun susah, ketika
beruntung atau mendapat musibah, ketika semua berjalan lancar atau sebaliknya
ketika Anda dalam percobaan.
- Agung Adiprasetyo, CEO Kompas Gramedia
jika ada satu buku yang bisa menerangkan fenomena pikiran
dengan jernih, lugas, ringan, sekaligus menghibur, maka inilah bukunya. Buku
ini menembus batas dan sekat religi dan kepercayaan. Universitas yang
disajikannya jelas dan nyata kita rasakan sehari-hari dalam hidup. Amat penting
untuk dibaca.
- Dewi Lestari, Novelis dan Penyanyi
Saya pernah mendengar Ajahn Brahm secara langsung. Dia
adalah seorang Marketeer 3.0 yang ingin semua makhluk di dunia bahagia
- Hermawan Kartajaya, Founder and Chairman of MarkPlus, Inc
Seseorang disebut bijak bukan karena tidak pernah melakukan
kesalahan, melainkan setiap kali berbuat kesalahan dia segera menyadari
kesalahan itu dan memperbaikinya. Tuntunan untuk menyadari kesalahan dan
panduan untuk memperbaikinya sungguh berlimpah dalam buku ini.
- Musdah Mulia, Chairperson of Indonesian Conference on
Religion and Peace
Melalui cerita yang sederhana, buku ini mengajarkan kita
tentang arti kehidupan, kebijaksanaan, dan kedamaian
- Susy Susanti, Juara Dunia dan Juara Olimpiade Bulu Tangkis
Saya beli banyak buku ini, saya bagikan buku ini ke saudara
dan teman. Buku yang ringan, enak bacanya, dalam maknanya, besar manfaatnya,
dan terang sekali pencerahannya
- Tung Desem Waringin, Penulis Buku Terlaris Indonesia (Rekor
MURI) Financial Revolution dan Marketing Revolution
* Ajahn Brahma lahir di London, 1951, dan meraih gelar Sarjana
Fisika Teori di Cambridge University. Pada usia 23 tahun ia menjadi petapa di
hutan Thailand dan sejak 1983 pindah ke Perth. Ia mendapat medali John Curtis
dari Curtin University Australia atas pelayanannya mengunjungi penjara, rumah
sakit, dan rumah duka. Ia berkeliling dunia untuk berbagi kasih dan kebahagiaan
dalam ceramah dan retret. Ajahn Brahma juga melakukan Tour d'indonesia untuk
berceramah di puluhan kota dihadapan ribuan hadirin.
yang berminat order bisa menghubungi 085768163692
semoga bermanfaat
-salam toko online-
-salam toko online-
Label:
Novel dan Cerita,
Semua Buku
DETAIL
ORDER
![]() |
| SI CACING DAN KOTORAN KESAYANGANNYA Rp 50.000 PEMESANAN 085768163692 |
Detail Buku
| Judul | Si Cacing & Kotoran Kesayangannya |
| No. ISBN | 978-602-8194-31-0 |
| Penulis | Ajahn Brahm |
| Penerbit | Awareness |
| Tanggal terbit | Cet 1 2005 |
| Jumlah Halaman | - |
| Berat Buku | - |
| Jenis Cover | Soft Cover |
| Dimensi(L x P) | - |
| Kategori | Edisi Dimensi Spiritual Keagamaan |
| Bonus | - |
| Text Bahasa | Indonesia |
Selama hampir 30 tahun sebagai Bhikkhu, lahir dan dididik di Barat, namun terlatih dalam tradisi hutan Thai, Ajahn Brahm telah menghimpun berbagai kisah yang menyentuh, menggelikan, dan bermakna mendalam. Dalam kumpulan kisah-kisah pengajaran ini, terdapat banyak cerita mengenai kebenaran hidup, yang dapat digunakan untuk meluncur ke tataran kesadaran, kebijaksanaan, cinta, dan belas kasih yang lebih dalam.
Dalam setiap kisah, kebenaran tampak nyata. Ajahn Brahm juga menceritakan ajaran-ajaran kebijaksanaan dari gurunya yang terkenal bagai orang suci, Ajahn Chah. Tahun-tahun dini kehidupannya di belantara Thai telah menyediakan lahan subur bagi citarasa humornya, tatkala, sebagai contoh, ia hanya mendapat nasi berlauk kodok rebus sebagai satu-satunya santapan sepanjang hari. Pada tahun 1983, ia mulai membangun sebuah Vihara di Australia, tempat ia tinggal saat ini, tetapi seperti yang diceritakannya, bahwa para Bhikkhu di sana begitu miskinnya sampai-sampai ketika tengah membangun Vihara, mereka terpaksa menggunakan daun pintu sebagai alas tidur dan harus belajar bertukang dan menyemen sendiri. Belakangan, ia telah mengajar filsafat Buddhis yang tak lekang oleh waktu kepada orang-orang Barat dari berbagai kalangan, memimpin kelompok meditasi di penjara-penjara Australia, serta memberi penghiburan bagi mereka yang tertekan, sakit, dan berduka. Kisah-kisah yang tersaji bermakna mendalam, mengundang tawa, dan mencerahkan.
Diceritakan dengan jenaka dan bijak, kisah-kisah dalam buku ini mengungkapkan sifat-sifat hormat, kerendahan hati, dan ketekunan. Kisah-kisah tersebut juga memaparkan momen pencerahan, kebijaksanaan, dan belas kasih dalam kehidupan orang-orang biasa. Kisah-kisah modern mengenai pengharapan, pemaafan, pembebasan dari rasa takut, dan pengatasan derita ini, dengan cendekia menuturkan kebijaksanaan ajaran Buddha dan jalan menuju kebahagiaan sejati.
Label:
Novel dan Cerita,
Semua Buku
DETAIL
ORDER
![]() |
| MENCARI RATU ADIL MENURUT RAMALAN JAYABAYA
Rp 35.000
PEMESANAN
085768163692
|
Detail Buku
| Judul | Mencari Ratu Adil Menurut Ramalan Jayabaya |
| No. ISBN | 9789791683548 |
| Penulis | D. Soesetro & Zein al Arief |
| Penerbit | NARASI |
| Tanggal terbit | Februari 2014 |
| Jumlah Halaman | 100 |
| Berat Buku | - |
| Jenis Cover | Soft Cover |
| Dimensi(L x P) | - |
| Kategori | Seri Ramalan Sang Pujangga Nusantara |
| Bonus | - |
| Text Bahasa | Indonesia |
Ramalan Jayabaya muncul sejak ratusan tahun yang lalu, yaitu sejak abad XII. Apa yang menarik dari ramalan Jayabaya adalah bahwa prediksi (ramalan) tersebut dianggap memiliki akurasi dan ketepatan tersendiri bahkan dalam konteks kehidupan hari ini. Menjadi wajar kemudian jika dalam situasi yang penuh kekacauan (chaos) seperti yang terjadi hari ini, orang banyak berpaling pada Ramalan Jayabaya untuk mencari jawaban dari suatu misteri. Misteri tentang kehancuran dan kejayaan bangsa Nusantara. Pengungkapan akan misteri ini menjadi sangat mungkin terutama pada saat berbagai analisis yang konon katanya ilmiah tidak sanggup memberikan jawaban yang memadai mengenai kacaunya situasi dan kondisi kehidupan dunia hari ini.
Ramalan Jayabaya terutama mengupas pelbagai hal menyangkut nasib Jawa (Nuswantoro) sampai tahun 2100 nanti. Banyak orang mengakui bahwa Ramalan Jayabaya itu benar. Kenyataannya, banyak sekali kejadian yang cocok dengan apa yang terkandung dalam Ramalan Jayabaya. Misalnya, tentang penjajahan Jepang di Indonesia yang hanya berlangsung seumur jagung, datangnya benturan antara tradisi dan kebudayaan modern, datangnya bangsa berkulit pucat yang membawa tongkat yang bisa membunuh dari jauh dan bangsa berkulit kuning dari Utara ( jaman penjajahan ), “kreto mlaku tampo jaran”, “Prau mlaku ing nduwur awang-awang”, kereta tanpa kuda dan perahu yang berlayar di atas awan (mobil dan pesawat terbang?), dan bahkan (mungkin) Jayabaya juga meramalkan global warming, “Akeh udan salah mongso”, datangnya masa dimana hujan salah musim..serta berbagai hal menarik lainnya.
Siapakah Jayabaya? Kondisi apa yang sudah terjadi dan menjadi bukti kebenaran akan Ramalan Jayabaya? Siapa tokoh calon pemimpin Nusantara menurut Ramalan Jayabaya? serta apa rahasia-rahasia lain yang terkandung dalam Ramalan Jayabaya? Temukan semuanya dalam buku ini.
Label:
Novel dan Cerita,
Semua Buku
DETAIL
ORDER
Sebagian masyarakat Indonesia meyakini bahwa "Ratu Adil" atau Satrio Piningit ialah sosok pemimpin yang mampu membawa Nusantara atau Bangsa Indonesia menuju negara yang gemah ripah loh jinawi toto tentrem kertoraharjo (kaya sumber daya alam dan subur, aman, tentram, dan sejahtera). Bung Karno Sang Proklamator Bangsa Indonesia pun di suatu kesempatan pernah menyatakan bahwa, kelak suatu saat nanti Bangsa Indonesia akan dipimpin oleh seorang "Ratu Adil" atau Satrio Piningit yang mampu membawa Bangsa Indonesia menuju zaman keemasan.
"Tuan-tuan Hakim, apakah sebabnya rakyat senantiasa percaya dan menunggu-nunggu datangnya "Ratu Adil". Apakah sebabnya sabda Prabu Jayabaya sampai hari ini masih terus menyalakan harapan rakyat? Tak lain ialah karena hati rakyat yang menangis itu tak habis-habisnya menunggu-nunggu, mengharap-harapkan, datangnya pertolongan. Sebagaimana orang yang dalam kegelapan tak berhenti-berhentinya menunggu-nunggu dan mengharap-harap. "Kapan, kapankah matahari terbit?" (Soekarno, 1930), dalam bukunya Indonesia Menggugat.
Bila mengikuti alur ramalan Prabu Sri Jayabaya tentang keadaan Nusantara, di suatu masa di masa datang, akan ada suatu masa yang penuh bencana. Gunung-gunung akan meletus, bumi berguncang-guncang, laut dan sungai akan meluap. Ini akan menjadi masa penuh penderitaan. Masa kesewenang-wenangan dan ketidakpedulian. Masa orang-orang licik berkuasa, dan orang-orang baik akan tertindas.
Tetapi, setelah masa yang paling berat itu akan datang zaman baru. Zaman yang penuh kemegahan dan kemuliaan. Zaman keemasan nusantara. Dan, zaman baru itu akan datang setelah datangnya sang "Ratu Adil" atau Satrio Piningit.
Banyaknya berbagai bencana dan persoalan bangsa Indonesia yang datang dan pergi silih berganti apakah pertanda bahwa bangsa Indonesia tengah memasuki suatu masa yang disebut zaman "Kala Bendhu". Suatu zaman yang digambarkan dengan kekacauan dan pengrusakan yang demikian dahsyat. Kedahsyatan itu sering pula dinamakan dengan masa "Goro-goro" yang digambarkan dengan "bumi gonjang-ganjing langit kelap-kelap", bumi mengalami kegoncangan yang dahsyat hingga langit menjadi tergetar.
Suatu masa yang disebut zaman "Kala Bendhu" atau "Goro-goro" ini sebagai awal akan datangnya suatu zaman keemasan dengan datangnya seorang pemimpin yang disebut "Ratu Adil" atau Satrio Piningit. Membawa Bumi Nuswantoro atau Musantara ke masa kejayaan, di mana kebenaran akan jaya: "suro diro joyodiningrat lebur dening pangastuti" atau "semua angkara murka atau tindak kejahatan akan kalah dengan keluhuran budi", dan dalam terminologi Islam disebut: "idza jaal haqqu wazahaqal bathil, innal batila kana zahaqu".
Ratu Adil atau Satrio Piningit
Kita mungkin dengan diam-diam atau bahkan dengan terbuka berharap kelak Bangsa Indonesia akan dipimpin oleh seorang pemimpin yang memiliki berbagai keutamaan yang oleh kepercayaan masyarakat Jawa disebut "Ratu Adil" atau Satrio Piningit.
Kelak akan datang seorang "Ratu Adil" atau Satrio Piningit yang akan membawa keadilan dan kesejahteraan serta mengangkat derajat dan martabat manusia (versi Jayabaya). Akan muncul pemuda pilihan Tuhan dari tanah suci yang menaklukkan bumi di seluruh bagian barat dan timur (versi Nostradamus). Akan hadir keturunan Nabi yang nama dan gelarnya seperti Nabi yang menerangi bumi dengan keadilan. Kerajaannya menyerupai Nabi Sulaiman dan Iskandar Zulkarnain (versi Hadeis).
Sifatnya yang lemah lembut, penuh perasaan, dan kasih sayang layaknya seorang ratu yang memerintah. Sifatnya yang juga adil dalam menjalankan hukum dan persamaan derajat membuat dia disebut sebagai "Ratu Adil" karena dia adalah keadilan itu sendiri.
Istilah "Ratu Adil" atau Satrio Piningit baru dikenal pada zaman pujangga Kraton Mataram di Surakarta. Pada sekitar tahun 1830-1873 Masehi meskipun sebelumnya telah ada Jangka Tanah Jawa yang merupakan mahakarya Prabu Sri Jayabaya pada masa keemasannya di Kerajaan Kediri (1135-1157 M).
Prabu Sri Jayabaya menyebut dalam ramalannya: "marga sirapih, rawuhnya, nata ginaib sanyata, wiji sijilane utama, ingapuran naranata, kang kapisan, karanya, adenge tanpa sarana, nagdom, makduming srinata, sonya rutikedannya". Artinya: kedatangan pemimpin baru tidak terduga. Seperti muncul secara gaib dan mempunyai sifat-sifat utama.
Munculnya yang tidak terduga dan sifat-sifat keutamaan pemimpin baru yang dalam Jangka Tanah Jawa Jayabaya diyakini akan mengakhiri zaman "Kolo Bendhu". Besar kemungkinan oleh R Ng Ronggowarsito dicoba untuk dihadirkan sosoknya secara lebih jelas dengan mengartikannya sebagai "Ratu Adil" atau Satrio Piningit dengan berbagai sifat-sifat keutamaannya.
Segala sifat adil "Ratu Adil" atau Satrio Piningit yang berarti satria yang masih tersembunyi itu digambarkan oleh R Ng Ronggowarsito sebagai tunjung putih semune pudhak sinumpet. Artinya, tokoh yang masih suci bagaikan bunga teratai putih yang harum semerbak laksana bunga pandan yang tersembunyi di kelebatan daunnya.
"Ratu Adil" atau Satrio Piningit sebagaimana dimaksud dalam Jangka Tanah Jawa Prabu Sri Jayabaya --R Ng Ronggowarsito tersebut digambarkan serba sempurna. Keadilan dan kebijaksanaannya bisa diterima semua kalangan. Seperti tersirat pada penjelasan R Ng Ronggowarsito berikutnya: "wadya punggawa sujud sadya, tur padha rena prentahe". Artinya, rakyat dan para pembesar dengan senang hati menerima segala keputusannya dan tunduk terhadap perintahnya.
R Ng Ronggowarsito mempertegas lagi dengan mengatakan, "Ratu Adil" atau Satrio Piningit itu tak membebani kehidupan rakyatnya. Sebagaimana tersurat pada bait ramalan selanjutnya, "wong deso iku wedale kang duwe pajak sewu pan sinuda dening narpati mung metu satus dinar". Artinya, pajak yang dibebankan kepada rakyat dikurangi dari seribu menjadi hanya seratus dinar.
"Ratu Adil" atau Satrio Piningit diramalkan akan muncul secara tak terduga ketika zaman dalam keadaan kacau atau zaman "Kolo Bendhu", dan membuka zaman baru, "Kolo Subo". Ramalan ini telah pula disebutkan dalam Jangka Tanah Jawa Prabu Sri Jayabaya dalam bait "saking marmaning Hyang Sukma, zaman kolobendhu sirna, sinalinan jamanira, mulyaning jenengan nata, ing kono raharjaniro, karaton ing Tanah Jawa mamalaning bumi sirna, sirep dur angkara murka". Artinya: atas kehendak Tuhan, zaman kolobendhu hilang berganti zaman kemakmuran, hilang kutukan bumi dan angkara murka mereda. R Ng Ronggowarsito menyebut zaman Kolo Bendhu dengan zaman edan dalam serat kalatidha.
Label:
Novel dan Cerita,
Semua Buku
DETAIL
ORDER
![]() |
| ZAMAN EDAN RANGGAWARSITA
Rp 45.000
PEMESANAN
085768163692
|
Detail Buku
| Judul |
ZAMAN EDAN RANGGAWARSITA; Menaklukkan Hawa Nafsu Dizaman Tak Menentu
|
| No. ISBN |
9789791683838
|
| Penulis | Agus Wahyudi |
| Penerbit | Narasi |
| Tanggal terbit | April 2014 |
| Jumlah Halaman | 226 |
| Berat Buku | |
| Jenis Cover | Soft Cover |
| Dimensi(L x P) | 14 x 20 cm |
| Kategori | Seri |
| Bonus | - |
| Text Bahasa | Indonesia |
Amenangi
zaman edan
ewuh boya ing pambudi
melu edan nora tahan
yen tan melu anglakoni boya keduman melik
kaliren wekasanipun
Dilalah kersaning Allah
sabegja-begjane wong kang lali
luwih begja wong kang elinglan waspada
ewuh boya ing pambudi
melu edan nora tahan
yen tan melu anglakoni boya keduman melik
kaliren wekasanipun
Dilalah kersaning Allah
sabegja-begjane wong kang lali
luwih begja wong kang elinglan waspada
Ungkapan 'zaman edan' atau
kalatidha ini memiliki makna yang hampir sepadan dengan istilah 'zaman akhir'
dalam keyakinan Islam untuk menyebut zaman yang sudah mendekati hari kiamat.
Apa pun istilahnya, hampir semua orang Jawa sepakat bahwa saat ini sudah
memasuki zaman edan sehingga kewaspadaan tingkat tinggi mutlak diperlukan agar
diri selalu ingat dan waspada, ingat kepada Tuhan Yang Maha Esa dan waspada terhadap kondisi
zaman yang terus bergulir.
Langganan:
Postingan (Atom)
Buku Bekas
- Bekas (15)
buku baru
- Semua Buku (108)
- Filsafat dan Idiologi (27)
- Novel dan Cerita (20)
- Agama (16)
- Bekas (15)
- Sejarah (9)
- Sejarah Islam dan Nusantara (8)
- Sosial dan Budaya (7)
- Ketuhanan (5)
- Motivasi (3)
- NU dan MU (3)
- Ilmu dan Teknologi (2)
- Kesehatan dan Kuliner (2)
- Pendidikan (2)
- Politik dan hukum (2)
- Humor (1)


















