BEST SELLER
Information
Untuk Pemesanan Bisa menghubungi
085768163692
pin.BB : 22CDABDB
085768163692
pin.BB : 22CDABDB
About Me
Followers
Label:
Filsafat dan Idiologi,
Semua Buku
DETAIL
ORDER
![]() |
| KYAI DIPANGGUNG PEMILU; Dari Kyai Khos sampai High Cost |
Rp 75.000
PEMESANAN
085768163692
Detail Buku
| Judul | KYAI DIPANGGUNG PEMILU; Dari Kyai Khos sampai High Cost |
| No. ISBN | 9786021201077 |
| Penulis | Dr. Munawar Fuad |
| Penerbit | Reneasia |
| Tanggal terbit | Maret 2014 |
| Jumlah Halaman | 308 |
| Berat Buku | - |
| Jenis Cover | Soft Cover |
| Dimensi(L x P) | - |
| Kategori | Seri Sosial Politik Kebangsaan |
| Bonus | - |
| Text Bahasa | Indonesia |
DRAMA sowan politik para capres ke para kyai di pesantren menjadi fenomena rutin tiap kali hajatan Pemilu dari masa ke masa. Bahkan sejak era Nusantara, peranan kyai memang sangat besar dalam gerakan moral politik, kepeloporan perjuangan secara fisik maupun keilmuan dan pengaruhnya.
Namun, di era pemilihan langsung seperti Pilpres dalam memilih secara langsung siapa presiden dan wakil presiden baru teruji saat 2004 dan 2009.
Di era 2004, euforia awal Pilpres secara langsung, ditandai dengan peran kyai sebagai aktor alias calon wakil presiden, broker, juru runding, produsen fatwa sampai juru kampanye, serta vote getter. Banyak variasi, peran politik kyai dalam mendorong suara dan aspirasi politik warganya.
Meskipun banyak ragam, para capres, tim sukses maupun rakyat semestinya jeli menilai, mana kyai khos dan mana kyai high cost ?
Kyai khos adalah kyai yang dengan tulus dan murni menjadi guru moral politik dan menjadi pengayom bagi semua capres. Sementraa kyai high cost, merupakan kyai yang berperan sebagai broker politik, berpolitik secara pragmatis dan menguras banyak biaya dalam tiap interaksi politiknya dengan para Capres. Secara mudah, ada kyai yang selalu mendoakan dengan bacaan al-Faatihah, ada juga kyai yang lebih berharap alphard alias mobil mewah alphard.
Sebagai mantan Ketua dan Sekjen Gerakan Pemuda Ansor, penulis buku ini memetakan ada kyai partisan dan kyai independen. Kyai partisan adalah kyai yang terlibat langsung sebagai pengurus struktur partai, NU ataupun lembaga keagamaan. Sementara kyai independen sebagai kyai yang mempunyai sikap mandiri dan bebas berperan di luar struktur atau kyai struktur.
Pengalaman 2004 dan 2009 dalam Pilpres, kyai independen lebih punya pengaruh langsung dan efeknyanya mujarab bagi mendongkrak elektabilitas capres.
Saatnya tiap capres, Tim sukses dan terutama para pemilih lebih memandang Pilpres sebagai otoritas pribadi dan setiap orang berhak menentukan hak pilihnya. Namun demikian, di daerah yang berbasis kuat dengan tradisi kyai dan pengaruhnya seperti Madura dan Kawasan Tapal Kuda, pengaruh kyai memang sangat kuat. Di kawasan Jombang Jawa Timur misalnya, pada 2004 salah satu pasangan CAPRES-CAWAPRES yang tidak pernah berkampanye di area basis pesantren tersebut mampu mengalahkan para capres lainnya.
Label:
Filsafat dan Idiologi,
Semua Buku
DETAIL
ORDER
![]() |
| PASCA AZIMAT REVOLUSI
Rp. 175.000,-
PEMESANAN
085768163692 |
Detail Buku
| Judul | PASCA AZIMAT REVOLUSI |
| No. ISBN | 9789799106193 |
| Penulis | Iwan Siswo |
| Penerbit | Kepustakaan Populer Gramedia |
| Tanggal terbit | Juni 2014 |
| Jumlah Halaman | 10.80 |
| Berat Buku | 222 gram |
| Jenis Cover | Soft Cover |
| Dimensi(L x P) | 150 x 230 |
| Kategori | Seri Sosial Politik Kebangsaan |
| Bonus | - |
| Text Bahasa | Indonesia |
inilah kutipan Bung Karno
tentang Pembuatan Panca Azimat :
“Aku
berdo’a, Ya Allah ya Robbi, moga-moga gagasanku, ajaran-ajaranku yang kini
tersimpul dalam lima azimat, gagasan-gagasanku, ajaran-ajaranku itu akan hidup
seribu tahun lagi.
“Kita merayakan 20 tahun Agustus agung ini di waktu
kita sudah mempunyai Panca Azimat. Panca Azimat adalah pengejawantahan daripada
seluruh jiwa nasional kita, konsepsi nasional kita, yang terbentuk di sepanjang
sejarah 40 tahun lamanya.”
—Sukarno, 17 Agustus 1965
Pada pidato kepresidenan 17 Agustus 1965 itu Sukarno
merumuskan apa yang ia sebut panca azimat atau rukun lima kemerdekaan
Indonesia—tuturan yang mungkin tak banyak diingat atau dicermati terutama
setelah hampir lima puluh tahun berselang. Panca azimat merupakan ide-ide yang
digali dan diformulakan Bung Karno dari kehidupan bersama bangsa Indonesia baik
pada masa prakemerdekaan maupun pascakemerdekaan.
Ide-ide itu tersebar dalam lima pokok tulisan dan
ujaran yang merentang dari 1926 hingga 1965. Pertama ialah artikel
“Nasionalisme, Islamisme, dan Marxisme” yang terbit pada Suluh Indonesia tahun
1926. Yang kedua, pidato “Lahirnya Pancasila” dalam sidang BPUPK 1 Juni 1945.
Ketiga adalah “Penemuan Kembali Revolusi Kita” tahun 1959. Keempat, “Tahun Vivere
Pericoloso/Trisakti” 1964 dan yang terakhir adalah “Capailah Bintang-bintang di Langit atau Tahun
Berdikari” 1965.
Di samping menghimpun lima amulet tersebut, buku Panca
Azimat Revolusi ini juga memuat tujuh tulisan Sukarno yang dianggap
penting.
Semoga, dalam dua jilid yang hanya setebal 1.080
halaman ini, siapa pun dapat menikmati kembali spektrum pemikiran salah satu
pendiri dan putra terbaik republik ini.
Label:
Filsafat dan Idiologi,
Semua Buku
DETAIL
ORDER
![]() |
| DERADEKALISASI PEMAHAMAN ALQUR'AN DAN HADITS
Rp. 85.000,-
PEMESANAN
085768163692
|
| Judul | DERADEKALISASI PEMAHAMAN ALQUR'AN DAN HADITS |
| No. ISBN | 9786020242088 |
| Penulis | Nasaruddin Umar |
| Penerbit | Quanta |
| Tanggal terbit | Juni 2014 |
| Jumlah Halaman | 456 |
| Berat Buku | 400 gr |
| Jenis Cover | Soft Cover |
| Dimensi(L x P) | 150 x 230 |
| Kategori | Seri Studi Al-Qur'an - Hadits |
| Bonus | - |
| Text Bahasa | Indonesia |
Al-Qur`an dan hadis ibarat mata
air yang tidak pernah kering. Keduanya sama-sama menjadi sumber pelepas dahaga
bagi umat di saat kekeringan spiritualitas melanda. Secara teologis-normatif,
Al-Qur`an dan hadis akan senantiasa menjadi rujukan bagi umat Islam dalam
menjalani kehidupannya di dunia.
Sebagai
sumber rujukan bagi umat Islam, Al-Quran dan hadis mengandung beragam aspek,
mulai dari aspek akidah, ibadah, muamalah, jinyahi (hukum pidana) sampai aspek
siysah (politik). Hal inilah yang mendasari pernyataan banyak ulama, bahwa
Islam adalah agama yang mengatur seluruh aspek kehidupan manusia secara
komprehensif, integral, dan holistik. Mengamati aktivitas keagamaan umat muslim
konteporer, terdapat kecenderungan dalam memahami Al-Quran dan hadis hanya
secara tekstual dan terkesan rigid. Meskipun pemahaman secara tekstual dan
literal terkadang tidak dapat dielakkan, namun model pemahaman tekstual dan
literal pada gilirannya dapat melahirkan perilaku yang terkesan anarkis, tidak
toleran, dan cenderung destriktif.
Ajaran
jihad misalnya, secara pragmatis sering dipahami sebagai "perang
suci" untuk melakukan penyerangan dan pemaksaan terhadap kelompok lain
yang tidak sepaham dengannya. Hal ini tentunya dianggap menodai wajah Islam
yang ramah, santun, dan penuh kedamaian. Lebih jauh, akan timbul mispersepsi,
serta akan menimbulkan cibiran dan citra negatif terhadap agama dan umat Islam
secara keseluruhan. Melihat realitas yang terjadi, adalah sebuah keniscayaan
untuk memberikan pemahaman yang benar tentang Islam.
Sebagai langkah awal, perlu diupayakan pemahaman metodologi yang komprehensif dalam memahami teks Al-Quran dan sunah, misalnya dengan mempertimbangkan aspek asbb an-nuzl dan asbb al-wurd (sosio-historical background). Upaya untuk mencapai pemahaman metodologi tersebut tidak berati bahwa metodologi tafsir yang dibangun oleh para ulama terdahulu tidak lagi relevan atau harus dipinggirkan. Upaya ini justru ingin memperteguh kembali warisan metodologi tafsir yang telah ada, dengan harapan dapat menjawab segala persoalan pada masa modern seperti sekarang.
Label:
Filsafat dan Idiologi,
Semua Buku
DETAIL
ORDER
![]() |
| BAYANG - BAYANG TUHAN; AGAMA DAN IMAJINASI
Rp 79.000
PEMESANAN
085768163692
|
Detail Buku
| Judul | BAYANG-BAYANG TUHAN; Agama dan Imajinasi |
| No. ISBN | 978-602-9686-48-7 |
| Penulis | Yasraf Amir Piliang |
| Penerbit | Mizan |
| Tanggal terbit | 2011 |
| Jumlah Halaman | 372 |
| Berat Buku | - |
| Jenis Cover | Soft Cover |
| Dimensi(L x P) | - |
| Kategori | Seri Wacana Cultural Studies |
| Bonus | - |
| Text Bahasa | Indonesia |
Ketika masuk dalam wacana agama dan
realitas keberagaman, kita akan disuguhkan berbagai macam panorama kehidupan
yang penuh batasan. Agama dikonotasikan dengan segala bentuk pelarangan,
pengaturan, penghambatan, pelurusan, pendisiplinan, pengharaman, bahkan
pengkafiran. Seolah-olah agama itu bukanlah tempat ekspresi kebebasan, kecairan
imajinasi, dialog, keliaran fantasi, terobosan, inovasi, dan daya kreativitas.
Tetapi, mampukah agama hidup tanpa
kebebasan, imajinasi, fantasi, inovasi, dan kreatifitas? Apakah Tuhan
menciptakan manusia seperti sebuah mesin yang diprogram secara mekanis untuk
melaksanakan segala perintah-Nya secara total? Apakah dalam perintah agama
tidak memiliki ruang interpretasi dan pemahaman dunia berdasarkan kapasitas
akal, imajinasi, dan daya kreatifitas manusia? Apakah mungkin manusia mendiami
sebuah arsitektur keberagaman yang dibangun dengan dinding pembatasan, tembok
penghambat, tiang pelarangan, dan atap pendisiplinan?
Buku Bayang-Bayang Tuhan:
Agama dan Imajinasi karya
Yasraf Amir Piliang adalah sebuah upaya melukiskan wacana agama dan realitas
keberagaman dengan cara yang lebih cair, dinamis, imajinatif, dan inovatif.
Tidak seperti yang dibayangkan selama ini. Buku ini hendak memperlihatkan bahwa
Tuhan menciptakan manusia bukan seperti mesin yang dipenuhi dengan rumus,
aturan, kode pembatasan, standard, dan ukuran.
Melalui agama, Tuhan sesungguhnya memberi
ruang kepada manusia untuk mengembangkan kebebasan, imajinasi, fantasi, dan
inovasinya. Melalui hal-hal tersebut, manusia dapat memahami dan menghayati
dunia. Tetapi, kebebasan, imajinasi, fantasi, dan inovasi itu tentunya berada
dalam bingkai aturan, kode, atau konsensus moral, bukan dalam bingkai liar dan
tanpa batas.
Buku ini merupakan sebuah upaya mengubah
sudut pandang pemahaman wacana agama dan realitas keberagaman, sehingga
diharapakan dapat memberikan cakrawala baru. Penulis menggunakan sudut pandang cultural studies dalam memahami wacana agama dan realitas
keberagaman, yaitu membuka ruang-ruang interpretasi terhadap fenomena
atau relitas keagamaan melalui pendekatan budaya.
Untuk menjadikan telaah agama dan realitas
keberagaman sebagai sebuah telaah yang hidup, dinamis, dan produktif diperlukan
keberanian untuk mengubah sudut pandang, menggeser teropong epistimologis, dan
mengganti dengan pisau analisis.
Pendekatan kebudayaan, khususnya cultural studies, dalam menelaah fenomena agama dan
dunia keberagaman –sebagaimana yang ingin ditunjukkan penulis dalam buku
tersebut—tidak dimaksudkan untuk meniadakan, melawan, atau menegasi
epistemologi dan paradigma telaah agama yang telah ada, tetapi lebih sebagai
upaya memperkaya bentuk, makna, dan nilai-nilainya. Pendekatan itu diharapkan
dapat membentangkan panorama yang tidak terbayangkan sebelumnya tentang wacana
agama dan realitas keberagaman.
Lantaran agama dan keberagaman kehidupan
dalam buku ini dikaji dengan pendekatan cultural studies –baik versi strukturalisme maupun
poststrukturalisme—maka akan banyak sekali ditemukan istilah atau konsep yang
tidak begitu lazim dalam telaah agama pada umumnya, seperti budaya populer,
gaya hidup, pertandaan, hedonisme, dekonstruksi, genealogi, intertekstualitas,
mesin hasrat, pembebasan hasrat, plularisme, ekstasi, simulasi, dsb.
Konsep-konsep tersebut tampak asing atau janggal ketika
disandingkan dengan konsep-konsep seperti iman, kesucian, kepercayaan, tauhid,
kesalehan, spiritualitas, kezuhudan, pahala, atau akhirat. Pertemuan yang
kontradiktif, janggal, dan abnormal itulah yang menjadikan penjelajahan
pemikiran dalam buku ini menjadi tampak semakin sulit dan penuh risiko.
Kehadiran buku ini dirasa sangat penting, mengingat upaya mendekati agama –terutama fenomena keislaman—melalui cultural studies ini belum begitu banyak dilakukan di Indonesia.
Label:
Filsafat dan Idiologi,
Semua Buku
DETAIL
ORDER
![]() |
| MELAWAN TENTARA TUHAN - Yang Berwenang dan Sewenang-wenang dalam Islam
Rp. 45.000,-
PEMESANAN
085768163692 |
Detail Buku
| Judul | MELAWAN TENTARA TUHAN; Yang Berwenang dan Sewenang-wenang dalam Wacana Islam |
| No. ISBN | 979-3335-40-8 |
| Penulis | Khaled Abou El Fadl |
| Penerbit | Serambi |
| Tanggal terbit | November - 2003 |
| Jumlah Halaman | 287 |
| Berat Buku | - |
| Jenis Cover | Soft Cover |
| Dimensi(L x P) | - |
| Kategori | Seri Wacana Keislaman Kontemporer |
| Bonus | - |
| Text Bahasa | Indonesia |
Penulis buku ini, bertutur tentang menjamurnya
otoritarianisme dalam diskursus muslim kontemporer. Kesewenang-wenangan yang
mewujud dengan mengangkangi otoritas teks suci itu. Adalah bagian dari
kecenderungan puritan dan despotik yang mewabah diera Islam modern. Inilah sebuah
bentuk kepahlawanan agama yang mengancam menyapu-bersih kekayaan dan keragaman
khazanah warisan peradaban Islam. Dengan mengklaim sebagai bala tentara Tuhan,
gerakan-gerakan puritan itu tidak segan-segan memberangus pemikiran kritis dan
mengosongkan Islam dari ajaran-ajaran moralnya.
Label:
Filsafat dan Idiologi,
Semua Buku
DETAIL
ORDER
![]() |
| THE LAST MESSIAH - Janji Agung Setiap Agama Rp. 99.000
PEMESANAN
085768163692
|
| Judul | THE LAST MESSIAH; Janji Agung Setiap Agama |
| No. ISBN | 978-979-1193-28-3 |
| Penulis | Muhammad Imami Kasyani |
| Penerbit | Nur Al-Huda |
| Tanggal terbit | Mei 2013 |
| Jumlah Halaman | 387 |
| Berat Buku | - |
| Jenis Cover | Hard Cover |
| Dimensi(L x P) | - |
| Kategori | Seri Wacana Keagamaan Kontemporer |
| Bonus | - |
| Text Bahasa | Indonesia |
Mesianisme adalah suatu paham yang menunggu kehadiran
seorang “messiah” (Sang Juru Selamat) yang akan menyelamatkan umat manusia dan mewujudkan keadilan
bagi penduduk bumi. Perkataan “mesiah” sendiri berasal dari bahasa Ibrani, “messiah”,
yang merupakan padanan atau cognate perkataan Arab, al-masih. Sekalipun tidak
terlalu merata, paham mesianistik juga ada dalam kalangan muslimin. Tentang asal
usul paham ini para sejarawan mengajukan berbagai pandangan. Namun umunya
berpendapat bahwa messianisme dalam Islam berasal dari seputar akan turunnya
Nabi Isa al-Masih dan Imam Mahdi. Imam al-Mahdi sendiri artinya, pemimpin yang
mendapat hidayah atau petunjuk ilahi.
Buku ini disusun oleh Muhammad Imam Kasyani, ulama sekaligus
peneliti mumpuni, berdasarkan riset yang mendalam selama bertahun-tahun. Hasil penelitiannya
ini menunjukkan pandangan bahwa pada dasarnya setiap agama, khususnya agama
samawi (Yahudi, Kristen, Islam) sesuai cakupan penelitian yang dia kembangkan,
memiliki kepercayaan seorang juru selamat, seorang “messiah”. Menurutnya kepercayaan
kepada seorang “messiah”, suatu hal yang bersifat dan dapat dibuktikan secara rasional-filosofis.
“Berbagai situasi dan kondisi berupa krisis serta ketidak nyamanan yang melanda dunia saat ini merupakan tanda-tanda berakhirnya periode yang ada saat ini dan sekaligus akan dimulainya era baru dalam kehidupan umat manusia. Apabila dikatakan dunia masa sekarang sedang mengalami krisis, maka maksudnya adalah dunia masa kini telah sampai pada titik jenuh yang akan disusul dengan terjadinya sebuah perubahan besar dan mendasar dalam waktu yang tidak terlalu lama. Dapat dipastikan, dalam waktu dekat akan terjadi perubahan arah (sejarah), baik secara terpaksa atau sukarela. Perubahan dan transformasi ini kurang lebih akan terjadi secara tiba-tiba dan mengejutkan berikut tragedi dan "badai" besarnya” (Rene Guenon, Filsuf Mistisism-Perennialism)
Label:
Agama,
Semua Buku
DETAIL
ORDER
![]() |
| TURN CONSERVATIVE; Islam dalam Ancaman Fundamentalisme
Rp 79.000
PEMESANAN
085768163692
|
| Judul | TURN CONSERVATIVE; Islam dalam Ancaman Fundamentalisme |
| No. ISBN | |
| Penulis | Moch Nur Ichwan |
| Penerbit | Mizan |
| Tanggal terbit | 2014 |
| Jumlah Halaman | |
| Berat Buku | - |
| Jenis Cover | Soft Cover |
| Dimensi(L x P) | - |
| Kategori | Seri Wacana Keislaman Kontemporer |
| Bonus | - |
| Text Bahasa | Indonesia |
Buku ini ingin berbicara
tentang “Islam Indonesia”. Titik berangkatnya adalah apa yang diamati sebagai
conservative turn, yaitu pergeseran atau pembalikan wajah Islam Indonesia ke
arah yang konservatif. Empat studi spesifik di sini dengan teliti dan sangat
menarik menggambarkan perubahan itu. Indikator pergeseran konservatif yang
diberikan di sini amat beragam, mulai dari konflik besar di antara komunitas
Muslim dan Kristen di beberapa tempat; pemboman di Jakarta dan Bali dengan
korban ratusan orang; juga upaya memasukkan kembali tujuh kata Piagam Jakarta
ke amandemen UUD 1945, yang diikuti dengan munculnya perda syariah di beberapa
wilayah Indonesia; kemunculan gerakan-gerakan baru seperti HTI dan Salafi; dan,
yang disebut sebagai ungkapan terjelas pergeseran itu, serangkaian fatwa
kontroversial MUI yang muncul pada 2005.
Wajah baru pasca Reformasi ini
dikontraskan dengan “wajah Islam yang tersenyum” di masa Orde Baru, yaitu
diskursus keislaman yang toleran dan terbuka, sebagaimana dihadirkan Nurcholish
Madjid dan Abdurrachman Wahid. Wacana itu mendukung program pembangunan
pemerintah, menerima ideologi Pancasila, mengembangkan hubungan harmonis dengan
non-Muslim, dan menolak gagasan negara Islam. Adanya diskursus-diskursus yang
lain tak dinafikan, namun pada masa kejayaannya, diskursus itu bersifat dominan
bahkan mungkin hegemonik. Ia mendapat perhatian media massa, berpengaruh
diuniversitas, juga Departemen Agama. Pergeseran yang terjadi tak berarti
wacana terbuka itu hilang, namun tak lagi dominan, dan inisiatif untuk
mendefinisikan wacana keislaman itu kini ada pada Muslim konservatif dan
fundamentalis.
Buku ini menampilkan, dalam detail empat
kasus, kompleksitas perubahan konstelasi Muslim Indonesia. Dari gambaran
terinci itu, mungkin belum cukup alasan mengatakan bahwa kaum toleran-terbuka
telah tersisih. Tapi kita tahu juga betapa makin kompleksnya arena permainan,
sebagai konsekuensi demokratisasi, dan kemungkinan terjadinya koalisi-koalisi
yang bisa mengubah arena dengan signifikan.
Pertanyaan yang tersisa kini, sejauh mana kaum Muslim toleran-terbuka, yang tak terlalu banyak diteliti dalam buku ini, mampu menjawab tantangan itu dalam situasi politik yang lebih demokratis, dengan segala konsekuensinya yang tak selalu menguntungkan mereka.
Label:
Agama,
Semua Buku
DETAIL
ORDER
![]() |
| KETIKA MAKKAH MENJADI SEPERTI LAS VEGAS - Agama, Politik, dan Ideologi Rp. 137.000
PEMESANAN
085768163692
|
Detail Buku
| Judul | KETIKA MAKKAH MENJADI SEPERTI LAS VEGAS - Agama, Politik, dan Ideologi |
| No. ISBN | 9786020302669 |
| Penulis | Mirza Tirta Kusuma |
| Penerbit | Gramedia Pustaka Utama |
| Tanggal terbit | April 2014 |
| Jumlah Halaman | 452 |
| Berat Buku | 234 gr |
| Jenis Cover | Soft Cover |
| Dimensi(L x P) | 150 x 230 mm |
| Kategori | Seri Wacana Keagamaan Kontemporer |
| Bonus | - |
| Text Bahasa | Indonesia |
Ketika agama menjadi empty shell, kekosongannya akan
segera diisi oleh hal-hal yang bersifat keduniawian dalam segala bentuknya.
Agama dengan simbol-simbol tradisionalnya akan berubah menjadi sekadar
"formula sukses" dan Tuhan cuma diperlakukan sebagai, dalam bahasa Fromm, “a partner in business.”
Demikianlah, ketika kekuatan
kapitalis mendistorsi konsep agama, agama terancam tinggal menjadi semacam
tubuh yang kehilangan kepala dan jantung hatinya, tinggal menjadi wujud
tanpa signifikansi. Agama terkooptasi; kekuatannya justru merongrong misi
sucinya, bahkan boleh jadi malah menjadi pelindung agen para pendosa.
Agama menjadi apa yang oleh Leo Yang Agung disebut sebagai a respectable cloak for sin, “jubah
mulia bagi berbagai dosa", kehilangan moralitas, kehilangan yang “suci”,
“baik” dan “adil”. Lalu, yang tertinggal hanyalah serangkaian
kepercayaan, ritualisme kosong makna, atau paling banter semacam
etiket. Ketaatan terhadapnya malah menjadi ironi bagi misi sucinya.
Label:
Semua Buku,
Sosial dan Budaya
DETAIL
ORDER
![]() |
| SEKS & HIJAB; Gairah dan Initimidasi di Dunia Arab yang Berubah Rp 80.000 PEMESANAN 085768163692 |
Detail Buku
| Judul | SEKS & HIJAB; Gairah dan Initimidasi di Dunia Arab yang Berubah |
| No. ISBN | 978-602-9193-35-0 |
| Penulis | Shereen El Feki |
| Penerbit | Alvabet |
| Tanggal terbit | Oktober - 2013 |
| Jumlah Halaman | 423 hlm |
| Berat Buku | - |
| Jenis Cover | Soft Cover |
| Dimensi(L x P) | 15 x 23 cm |
| Kategori | Seri Sejarah, Sosial - Budaya |
| Bonus | - |
| Text Bahasa | Indonesia |
Buku ini melukiskan
dengan sangat detail kehidupan seksual masyarakat Arab yang terjalin erat dalam
agama dan tradisi, politik dan ekonomi, serta gender dan generasi. Inilah
catatan yang sangat personal—dan jenaka—dari seorang perempuan untuk memahami
lebih dalam intimitas masyarakat Arab, yang tak lain asal-usulnya sendiri.
Seks
& Hijab menampilkan informasi terbaru dan segar tentang sejarah seksual di
dunia Arab: dari tabu seks pranikah sampai urusan suami-istri di tempat tidur;
dari tulisan hangat terkait seks sampai film porno; dari perdebatan ihwal
pendidikan seks dan aborsi hingga perbincangan perihal single parent tanpa nikah; dari booming seks komersial sampai perjuangan kaum
heteroseksual.
Buku ini sama sekali tidak menceritakan apa yang salah di dunia Arab. Ia hanya mengisahkan apa yang benar-benar terjadi: bagaimana masyarakat Arab mencari solusi atas problem mereka, dan pada saat yang bersamaan berusaha mempertahankan kebenaran agama dan budaya mereka. Berdasarkan riset yang sangat panjang, investigasi penulisnya memberikan hasil yang informatif, mendalam, dan menarik tentang isu yang sangat sensitif dan sebagian besar masih tabu untuk diperbincangkan oleh masyarakat Arab.
Label:
Agama,
Semua Buku
DETAIL
ORDER
![]() |
| NUhammadiyah bicara Nasionalisme
Rp 44.000
PEMESANAN
085768163692 |
Detail Buku
| Judul | NUhammadiyah bicara Nasionalisme |
| No. ISBN | 978-979-25-4854-9 |
| Penulis | Acep Zamzam Noor & Zuly Qodir dkk |
| Penerbit | AR-RUZZ MEDIA |
| Tanggal terbit | 2011 |
| Jumlah Halaman | 252 |
| Berat Buku | - |
| Jenis Cover | Soft Cover |
| Dimensi(L x P) | - |
| Kategori | Seri Rubrik Wacana Mu-NU |
| Bonus | - |
| Text Bahasa | Indonesia |
Langganan:
Postingan (Atom)
Buku Bekas
- Bekas (15)
buku baru
- Semua Buku (108)
- Filsafat dan Idiologi (27)
- Novel dan Cerita (20)
- Agama (16)
- Bekas (15)
- Sejarah (9)
- Sejarah Islam dan Nusantara (8)
- Sosial dan Budaya (7)
- Ketuhanan (5)
- Motivasi (3)
- NU dan MU (3)
- Ilmu dan Teknologi (2)
- Kesehatan dan Kuliner (2)
- Pendidikan (2)
- Politik dan hukum (2)
- Humor (1)









